Disdikpora Karawang Dzolim! Diduga Curang  Lelang Pengadaan Buku Rp3,35 Miliar

Ade (Direktur CV. Sagara kancana

Uya
2018-05-16 20:58:15
579

KARAWANG- Kegiatan lelang proyek pengadaan buku perpustakaan SD di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, senilai Rp3,35 miliar mulai tercium aroma busuk permainan dan kongkalikong antara penyelenggara lelang dengan segelintir peserta lelang.

Menurut Ade, yang ikut serta dalam lelang miliaran rupiah ini, ada sesuatu yang janggal dalam kegiatan lelang kali ini.

“Ada beberapa runtutan proses lelang yang dilewati oleh pihak Disdikpora, sepertinya tujuannya untuk mengkecoh peserta lain yang diluar skema mereka,” ucap Ade yang juga menjabat sebagai Direktur cv. Sagara kancana kepada Portaljabar.net, Rabu, (16/05/2018).

Menurut Ade, Disdikpora sudah melakukan pelanggaran Pasal 25 dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

“Untuk pengadaan buku perpustakaan ini berdasarkan ayat 3 pasal 25 Perpres Pengadaan Barang dan Jasa wajib diumumkan dalam website Kementerian/Lembaga/ Pemerintah Daerah/Institusi masing-masing, kedua di papan pengumuman resmi untuk masyarakat, dan terkahir dalam Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE, sementara Disdikpora belum pernah saya lihat melakukan pengumuman di ketiga tempat yang sudah diamanatkan Perpres,” urainya.

Sehingga hal ini menimbulkan ketidaktrasparanan bagi peserta lelang yang lain termasuk Ade. Aroma busuk kongkalikong oleh pihak Disdikpora sudah terbaca oleh Ade dengan mengibaratkan perusahaan yang tidak masuk kedalam sistem kongkalikong hanya akan menjadi penggembira saja.

“Lelang ini hanya buat perusahaan yang sudah masuk sistem dan saya sebut sudah melakukan kongkalikong dengan Disdikpora adalah perusahaan yang sudah tergabung dalam konsorsium pengadaan buku nasional. Jadi siapapun yang menang tetap diantara mereka tidak ada yang dirugikan,” jelasnya.

Berdasarkan analisa karakteristik pekerjaan dan domisili perusahaan, Ade yang sudah malang melintang di dunia pengadaan buku menyebutkan ada 4 perusahaan yang sebetulnya adalah satu tim dan dapat dipastikan mereka akan menjadi  4 besar lelang ini.

Bahkan Ade berani bertaruh dengan Kasie Intel, F.B. Makkie selaku ketua Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, bahwa diantara dua perusahaan tadi yang akan menjadi pemenang, dan ini bisa menjadi bukti kalau Disdikpora melakukan permainan busuk demi keuntungan pribadi dan golongan.

Sementara itu Kasie Sarana dan Prasarana, Bidang Pendidikan Dasar, Disdikpora Karawang, Cece campai berita ini diturunkan belum dapat memberikan keterangan. (Uya)

 

BACA JUGA :

KADISNAKERTRANS DIDUGA TELMI, WARTAWAN MAU KONFIRMASI MALAH DITUDING MERAS