Jimmy Berulah (Lagi), PSI Karawang Kesal Tak Diberi Jatah Saksi Pilgub

PENGURUS PSI KARAWANG/UYA PJ

Uya
2018-05-16 21:23:14
646

KARAWANG- Tim Gabungan (Timgab) Paslon Rindu (Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum)yang didalamnya tergabung lima partai koalisi diantaranya, PKB, Nasdem, Hanura, PPP, dan PSI.

Timgab yang dibentuk di tiap kabupaten ini, rupanya terdapat rasa kecewa dari segenap pengurus dan anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Karawang yang  tidak diikutsertakan dalam pembagian saksi kecamatan di seluruh Karawang.

“PSI Karawang tidak diikutsertakan dalam saksi kecamatan, malah jatah PSI diambil oleh PKB,” ujar Ketua PSI Karawang, Romadhoni kepada Portaljabar.net, Rabu, (16/05/2018).

Dalam pembagian saksi kecamatan, dari 30 kecamatan di Karawang, Partai Nasdem mendapatkan jatah 6 kecamatan, Hanura 6 kecamatan, PPP, 6 kecamatan, PKB 12 Kecamatan, sementara PSI tidak diberi jatah saksi kecamatan.” Seharusnya Jimmy sebagai ketua Timgab Rindu Karawang harus adil, merata dan terbuka. PSI Karawang secara lantang kecewa dengan Jimmy, Ketua Timgab Rindu Karawang,” ujarnya.

Menurut Romadhoni seharusnya pembagian saksi merata berdasarkan hasil rapat Timgab pusat, namun ternyata di Karawang berkata lain alias tidak adil. Romadhoni merasa kasihan terhadap pengurus DPD PSI, DPC PSI dan anggota PSI Karawang yang sudah berkontribusi dan sudah bergerak dari dulu mendukung Rindu. Ketika Ridwan Kamil ke Karawang menurut Romadhoni, PSI selalu mengawal dan ikut keliling Karawang mendampingi Ridwan Kamil.

"Tapi saat ini malah diabaikan dan dipatahkan semangatnya oleh ketua Timgab Rindu karawang yang di pimpin Jimmy,” ucapnya kesal.

Sampai sekarang PSI tidak pernah diajak koordinasi masalah Setgab Rindu, Romadhoni menyangka Ketua Timgab Rindu, Jimmy meremehkan kemampuannya dan jajaran dalam berpolitik karena melihat status usia muda belia. “Sepertinya Jimmy meremehkan kami karena kami masih muda belia,” ucapnya.

Bahkan protes Romadhoni langsung kepada Jimmy tidak digubris sama sekalli. “Chat WA saya sebagai protes ke Jimmy tidak pernah ditanggapi,” keluhnya.

Saat nonton debat publik Pilgub kedua di balairiung UI Depok, Romadhoni bertemu Saan Mustofa Ketua Timgab Pusat pemenangan Rindu dan mengadukan hal ini. "Kang Saan bilang ke saya bahwa PSI berhak mendapatkan jatah saksi gak jauh beda dengan partai lain karena sudah komitmen dukung Rindu, bilanglah ke Jimmy baik-baik,” jelasnya.

Namun sampai sekarang upaya baik-baik Romadhoni seolah dianggap angin lalu oleh Jimmy, dan akhirnya menceritakan masalah ini kepada Portaljabar.net.  “Moga setelah jadi berita Kang Saan tahu yang sebenarnya,” pungkasnya. (Uya)

 

BACA JUGA :

KETUA PSI KARAWANG : DIKOTOMI PARTAI ALLAH DAN PARTAI SETAN TIDAK RASIONAL