Rumah Warga Hangus Terbakar di Kota Cirebon

CIREBON - Menginjak awal bulan suci ramadhan rumah milik keluarga Wawan Yulianto yang berada di Perumahan Nuansa Majasem, Kota Cirebon mengalami kebakaran. Rabu (16/05/2018).

Dibawah panasnya terik matahari, seluruh warga perumahan Nuansa Majasem, dengan dibantu petugas pemadam kebakaran Kota Cirebon, terlihat tampak sibuk berjibaku memadamkan api yang menghanguskan sebagian rumah tersebut. 

Sebelum akhirnya petugas memerjunkan sedikitnya lima unit serta sepuluh tengki pemadam kebakaran, namun upaya tersebut tidak dapat mengembalikan rumah yang sudah hangus terbakar, hanya menyisahkan rasa sedih mendalam bagi pemilik rumah itu. Saat diminta keterangan, pemilik rumah enggan untuk berkomentar, karena masih shok dengan peristiwa yang menimpa dirinya.

Dian salah satu tetangga korban, menurutnya kebakaran itu diketahui sekitar pukul 12.30 Wib. Kemudian diberitahukan oleh salah seorang pengendara sepeda motor, yang melihat adanya kepulan asap hitam dilantai dua rumah itu. Melihat adanya api dilantai dua, dirinya langsung berteriak memanggil pemilik rumah yang masih berada didalam, 

“Api mulanya berasal dari atap lantai dua, itupun dikasih tau oleh orang lewat, kebetulan melihat kearah atas rumah itu ada kepulan asap sangat tebal," katanya kepada Portaljabar.net.

Dirinya sempat panik dan meminta tolong kesejumlah warga sekitar, untuk membantu mengeluarkan barang-barang yang ada didalam rumah itu. Dan akhirnya api terus merambat ke sejumlah titik sudut rumah dan menghanguskan sebagian rumah tersebut. Beruntung mobil dan sepeda motor milik korban terlebih dulu dievakuasi yang tidak jauh dari titik api, sehingga dapat diselamatkan, 

“Kita semua sempat panik, karena api semakin besar, berbarengan dengan warga yang berusaha keras mengeluarkan barang berharga yang ada didalam rumah itu," katanya.

Sementara itu di lokasi yang sama, Sekretaris penerimaan barang dan jasa, Dinas Pemadam  Kebakaran Kota Cirebon, Joko Subakti, insiden terbakaranya rumah milik wawan itu diduga karena hubungan arus pendek  listrik (Konsleting.red) dibagian lantai dua.

“Ini diduga karena arus pendek alami konslet, sehingga menimbulkan percikapan api, dan membakar seluruh isi rumah itu, beruntung atas kejadian ini, tidak sampai memakan korban jiwa," ungkapnya.

Mengingat cuaca yang panas ini, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada, dan tidak membakar sampah sembarangan dilahan kosong, yang berpotensi menimbulkan kebakaran dilokasi sekitar.

"Saya minta kepada masyarakat untuk waspada, dan memperhatikan lingkungan, untuk tidak membakar sampah sembarang, dan juga tidak meninggalkan dapur saat memasak, karena dapur ini sangat berpotensi menimbulkan kebakaran," ucapnya. (Jhn)

Related Articles