Digitalisasi Pertanian Sedang Dikembangkan Di 9 Kabupaten Di Jawa Barat

BANDUNG - Sembilan kabupaten di Jawa Barat dipilih untuk mengembangkan program Kewirausahaan Tani dan Digitalisasi Sistem Pertanian di lokasi Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT). Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher ikut mendampingi Presiden Joko Widodo saat meresmikan program  tersebut, beberapa waktu lalu.

Presiden Jokowi mengungkapkan, untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan kehidupan petani tidak bisa dilakukan sendiri oleh petani. Menurutnya, petani harus diorganisir. "Bahkan untuk bisa berkompetisi, kelompok petani harus menjadi kelompok dalam jumlah yang besar," ucap Jokowi.

 

baca : 60 Ribu Lebih Petani Karawang Sudah Mendapatkan Kartu Tani

 

Wirausaha Tani dan Digitalisasi Sistem Pertanian itu dikembangkan melalui PT Mitra Bumdes Bersama (MBB), yang berada di bawah pembinaan sejumlah BUMN. PT MBB juga bertujuan agar petani tidak hanya bisa menjual padi dalam bentuk gabah saja. Namun, melalui perseroan itu, petani bisa menjualnya dalam bentuk beras yang dikemas apik.

"Ini yang harus diubah. Gabah nanti harus dijualnya ke MBB dan nanti dalam bentuk beras bisa langsung dijual. Keuntungannya akan lebih besar," tutur Jokowi.

Jokowi pun akan memantau perkembangan PT MBB selama enam bulan ke depan. Apabila perusahaan berhasil, maka akan menjadi contoh pengembangan usaha tani dan sistem digitalisasi pertanian di Indonesia.

 

baca : Korporatisasi Petani di Jabar, Wujudkan Swasembada Pangan

 

Sebesar 51 persen saham perseoran akan dikuasai oleh Mitra Bumdes Nusantara (MBN) yang merupakan anak perusahaan dari tujuh BUMN, yaitu Perum Bulog, Danareksa, PPI, PIHC, RNI, PTPN III, dan Pertamina Retail. Sementara 49 persen sisanya dimiliki oleh Perkumpulan Gapoktan Bersama, terdiri dari 14 Gapoktan dan Perkumpulan Bumdes Bersama terdiri dari Bumdes dari 14 Desa.

Adapun sembilan kabupaten di Jawa Barat yang menjadi lokasi pengembangan program kewirausahaan tani dan digitalisasi sistem pertanian ini, yaitu Kabupaten Indramayu, Karawang, Purwakarta, Cianjur, Garut, Ciamis, Sumedang, Majalengka, dan Tasikmalaya. (ega)

 

Related Articles