Harga Telur Ras Tembus Rp28 Ribu Ribu Per Kilogram Di Cikampek

KARAWANG-Harga kebutuhan pokok seperti telur di pasar Cikampek melonjak naik dalam satu pekan terakhir. Kenaikan harga telur bervariasi di tiap pedagang. Pedagang mengaku kenaikan harga telur ras diduga faktor adanya kenaikan dari distributor.

Seorang pedagang telur Ras di pasar Cikampek, Mimin, mengatakan, harga telur terus meroket setelah Lebaran, apalagi dalam seminggu terakhir, untuk hari ini pedagang menjual telur dengan harga Rp28 ribu per kilogram.

"Sebelumnya, hanya dijual Rp20 ribu per kilogram, sekarang saya jual Rp28 ribu satu kilogramnya. Naik terus," kata Mimin, Sabtu (7/7/2018).

"Sebelumnya, sudah naik dari harga Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu. Sudah naik beberapa kali. Seminggu yang lalu masih Rp 25 ribu," tambahnya.

Pedagang telur mengaku tidak tahu pasti faktor kenaikan harga telur, tetapi yang pasti ditingkat distributor sudah menaikan harga jadi terlalu paham penyebab kenaikan harga telur ayam. 

"Pokoknya jika harga beli dari distributor langganan naik, maka harga jualnya pun naik," katanya.

Menurut dia, diprediksi harga masih akan naik hingga Rp30 ribu per kilogram, apabila pemerintah lamban menangani kenaikan harga telur yang terus meroket.

Hal sama juga diungkapkan oleh pedagang lain, Mahpudin (55). Lelaki paruh baya ini mengaku, telur yang dia jual hari ini sudah menyentuh harga Rp28 ribu per kilogram. 

"Sekarang di saya sudah Rp28 ribu satu kilogram. Kemarin masih bisa jual Rp27 ribu," jelasnya.

Ia mengatakan, kenaikan harga telur diduga akibat produksi turun sedangkan permintaan tetap tinggi, sehingga berpengaruh kepada stabilitas harga dipasaran seperti saat ini.

"Informasinya produksi telur turun sehingga distributor menaikan harga," jelasnya. (nan).

Tags:

Berita Terkait

Related News