Harga Jengkol Meroket Tembus 70 Ribu Perkilogram

KARAWANG - Harga jengkol di pasar tradisional Karawang, meroket naik pada pertengahan Juli 2018. Setelah harga Cabai naik dan belum mengalami penurunan .

Di Pasar Tradisional Cikampek,misalnya, harga biji jengkol bahkan menembus Rp70 ribu per satu kilogram (kg).

"Sekarang sudah Rp70 ribu per kg. Harga normalnya hanya Rp 20 ribu per kg. Memang sangat mahal karena barangnya susah didapat. semakin langka," kata Nenti salah satu pedagang di Pasar Cikampek, Minggu (15/07/2018)

Menurut Nenti,harga jengkol mulai naik gila-gilaan sejak bulan kemarin atau sebulan belakangan. Ketika itu, harga jengkol dari petani sudah dipatok Rp50 ribu per kg.

Dia menjelaskan, meroketnya harga jengkol membuat penjualan berkurang setiap harinya.Biasnya ia dan pedagang lainnya bisa menjual pukuhan kilogram .Namun saat ini perhari hanya menjual lima kilogram juga sulit.

"Pedagang mendapat stok dari pasar Induk Caringin,Saat ini terpaksa mengurangi pembelian, meskipun pesanan tetap ada," katanya.

Meski memiliki aroma semerbak tak sedap, Rusimah menuturkan biji jengkol banyak diburu konsumen.

"Peminatnya banyak. Sekarang tidak ada yang berani beli karena mahal. Orang-orang kebanyakan cuma beli satu ons. Padahal Kalau pas murah selalu laris," ujar Nenti.

Sejumlah pedagang mengaku, meroketnya harga jengkol terjadi karena  bukan musim jengkol dibarengi dengan tingginya permintaan membuat harga terus melambung. (Nan)

Related Articles