Zurich Luncurkan Produk Terbarunya Zurich Principle Care

BANDUNG-Grup perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia, PT Zurich Topas Life, hari ini secara resmi telah meluncurkan produk terbarunya di Indonesia, yakni Zurich Principle Care, asuransi penyakit kritis dengan manfaat lengkap, yang menjawab kebutuhan keluarga muda Indonesia saat ini.

Chief Training & Recruitment Officer Zurich Topas Life,  Arnold Lihawa,  dalam sela-sela kegiatan peluncuran Zurich Principle Care di Bandung mengatakan, kehadiran produk ini sejalan dengan komitmen Zurich dalam menghadirkan solusi perlindungan yang mudah, inovatif dan fokus memberikan nasabah solusi di setiap fase kehidupannya. 

“Melalui inovasi Zurich Principle Care, Zurich ingin membantu kaum dan keluarga muda Indonesia agar lebih siap dalam menghadapi risiko penyakit kritis. Dengan mengambil alih risiko beban finansial dari penyakit kritis sejak dini, maka kaum muda dapat fokus untuk berkarya dan mengejar passion-nya,” ucapnya dalam keterangan rilisnya yang dikirim ke Portaljabar.net, Rabu (18/7/2018).

Arnold membeberkan, seiring dengan perubahan tuntutan hidup di era modern, kebutuhan proteksi pun berkembang dan kesadaran kaum muda Indonesia dalam merencanakan perlindungan untuk keluarga semakin tinggi. Zurich Principle Care menawarkan 3 kelebihan utama untuk menjawab kebutuhan kaum muda yaitu inovasi, karena mencakup semua jenis penyakit kritis, jaminan pengembalian premi 100 persen kepada nasabah tiap ulang tahun polis ke-10 jika tidak pernah klaim, dan memberikan kemudahan dengan harga premi terjangkau mulai dari Rp11.000 per hari.

“Melalui kehadiran Zurich Principle Care, selain membantu melindungi ekosistem finansial bagi kaum usia produktif, juga bertujuan untuk mendukung dan membantu pemerintah dalam mengupayakan perlindungan penyakit kritis bagi masyarakat, sehingga dapat fokus mencapai produktivitas maksimal,” kata Arnold.

Dokter berprestasi sekaligus aktris, Lula Kamal, yang turut hadir dalam acara peluncuran Zurich Principle Care menjelaskan, di Indonesia sendiri terdapat 3 penyakit kritis tertinggi yang menyebabkan kematian, yaitu penyakit kardiovaskular, kanker, dan diabetes. Saat ini penyakit kritis tidak terbatas pada mereka yang berusia tua. Generasi produktif di daerah urban dan sub – urban turut memiliki potensi lebih tinggi akan penyakit kritis karena stress level dan gaya hidup.

“Bahkan polusi di kota besar pun menjadi penyebab maraknya penyakit kritis,” uacap Lula Kamal. 

Ia menambahkan, selain risiko kematian yang tinggi, penyakit kritis juga dikenal memiliki biaya medis yang tinggi.

“Sebagai contoh biaya perawatan penyakit kanker tiap bulannya bisa mencapai Rp100 juta,” ungkap Lula.

Sebagaimana diketahui, Zurich Insurance Group (Zurich) adalah penyedia jasa asuransi terkemuka yang melayani para nasabahnya di pasar lokal dan global. Dengan jumlah karyawan sekitar 53.000 orang, Zurich memberikan serangkaian layanan dan produk asuransi, meliputi asuransi umum serta asuransi jiwa, di lebih dari 210 negara dan wilayah. 

Nasabah Zurich mencakup nasabah perorangan, usaha kecil dan menengah, perusahaan besar, dan sebagaimana juga perusahaan multinasional. Zurich Grup berkantor pusat di Zurich, Swiss, dan telah berdiri sejak tahun 1872. Di Indonesia, Zurich memiliki 2 entitas bisnis yang merupakan bagian dari Zurich Insurance Group, yaitu PT Zurich Topas Life (ZTL) untuk bisnis asuransi jiwa dan PT Zurich Insurance Indonesia (ZII) untuk bisnis asuransi umum.

ZII berdiri sejak tahun 1991 sebagai perusahaan asuransi umum patungan yang melayani nasabah individu, usaha kecil menengah (UKM) dan korporasi. Sedangkan ZTL berdiri sejak November 2010 yang menjalankan strategi multi-distribusi dan menyediakan nasabah beragam pilihan produk untuk melayani beragam segmen nasabah. ZTL dan ZII merupakan perusahaan asuransi jiwa dan asuransi umum yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. (jar/rilis).
 

Related Articles