Hasil Riset: 8 Dari 10 Pria Beristri Di Karawang Pernah Jajan Seks Ke Jablay

KARAWANG- Hasil riset Yayasan Kita-kita (Yakiki) bertahun-tahun di Karawang menimbulkan fakta yang mencengangkan jagat moralitas penduduk Karawang. Berdasarkan riset secara komprehensif didapatkan kesimpulan yaitu 8 dari 10 pria beristri pernah melakukan beli seks kepada Wanita Penjaja Seks (WPS) atau juga dikenal dengan istilah jablay. 

"8 dari 10 atau 80 persen pria beristri di Karawang pernah beli seks atau jajan kepada WPS," ujar Direktur Yakiki, Iwan Soemantri kepada Portaljabar.net, Minggu, (22/07/2018).

Artinya menurut Iwan hanya 20 persen saja pria beristri di Karawang terbebas dari perangkap jual beli seks kepada WPS. Iwan juga menjelaskan dari 80 persen pria beristri ini diklasifikasikan menjadi tiga golongan.

Pertama 10 persen pria beristri pernah jajan karena khilaf, durasinya 2-3 kali jajan seumur hidupnya. Kedua, 20 persen pria beristri jajan seks sekali sekali, dengan durasi satu bulan sekali jajan. Ketiga adalah pria beristri dengan kategori pelanggan WPS sebanyak 70 persen. Iwan menjelaskan mengapa pria beristri sebagian besar terjerat dengan beli seks karena faktor 3M. 

"Man, Mobile dan Money, artinya karena mereka pria biasanya mobile dan punya uang, ujung-ujungnya beli seks," ucapnya.

Iwan menjelaskan riset ini dilakukan kepada semua kalangan baik dari pejabat, wirausahawan, profesional, supir truk sampai tukang becak sekalipun.

Selain itu beli seks pria beristri tersebut dilakukan dari mulai hotel ecek-ecek sampai hotel berbintang, kost-kostan, warung remang-remang, karaoke dan beberapa zona merah di Karawang. (Uya)

Related Articles