Sejumlah Kades Aktif Dan ASN Di Purwakarta Dikabarkan Tetap Maju Nyaleg

PURWAKARTA-Berdasarkan data yang masuk ke KPU Kabupaten Purwakarta, sejumlah kepala desa (Kades) dan aparartur sipil negara (ASN) tetap konsisten untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Purwakarta, periode Tahun 2019-2024.

"Alhamdulillah bagi ASN dan Kades yg didaftarkan ke KPU semua syarat itu telah masuk ke KPU. Tinggal melakukan penelitian oleh tim peneliti di KPU," kata Komisioner KPU Purwakarta Divisi Hukum, Ade Nurdin, kepada Portaljabar.net, melalui pesan singkatnya, Rabu (1/8/2018).

Adapun syarat untuk tercatat sebagai Daftar Calon Sementar (DCS) Caleg, lanjut dia, antara lain seperti menyerahkan salinan pengunduran diri dari ASN atau kades, atau TNI, Polri, karyawan BUMN, BUMD, tanda terima surat pengunduran diri dari atasannya dan surat keterangan (Suket) dari instansi terkait bahwa pengunduran dirinya sedang diproses.

"Sementara untuk bacaleg yang lulus masuk ke DCS akan di umumkan pada tanggal 12, 13 dan 14 Agustus 2018 mendatang," ujarnya.

Sebelumnya, dari laporan yang diterima KPU dari intansi terkait, Ketua KPU Purwakarta, Ramlan Maulana, mengatakan ada sekitar 9 bacaleg yang terindikasi masih berstatus ASN, 6 Kades aktif, 3 sekdes dan 15 guru sertifikasi.

"Kita masih menunggu sampai batas akhir penyerahan berkas syarat calon pada 31 Juli mendatang, diharapkan segera dipenuhi semua persyaratan calonnya," katanya belum lama ini.

Ramlan menyebut, seperti diisyaratkan PKPU 20 Tahun 2018 para bacaleg tersebut diatas diharuskan melengkapi syarat calon diantaranya; surat pengunduran diri,  tanda terima surat pengunduran diri dari intansi terkait dan surat keterangan bahwa pengunduran diri sedang diproses dari atasan atau intansi terkait.

"Jika hal tersebut tidak bisa terpenuhi hingga 31 Juli mendatang, maka kami nyatakan tidak memenuhi syarat. Maka kami akan meminta parpol untuk segera menggantinya dengan bacaleg cadangan," tutupnya. (rhu).

Related Articles