Cuti Naik Haji, Empat Guru Di Karawang Ini Tetap Terima Duit Tunjangan, Jadi Temuan BPK Loh !

KARAWANG- Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada tahun 2016 untuk Pemerintah Kabupaten Karawang terselip temuan yang menarik sekaligus menyesakkan dada para pembayar pajak.

Disebutkan terdapat 4 orang guru SD yang sedang cuti melaksanakan ibadah haji namun tetap menerima Tunjangan Profesi Guru. Jumlah penyaluran tunjangan profesi guru yang dinilai menyalahi ini sebesar Rp.22.560.850,00.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan dengan melakukan perbandingan data cuti dan realisasi penyaluran tunjangan profesi guru, diketahui bahwa terdapat empat orang guru yang sedang menjalankan cuti haji namun dibayarkan tunjangannya.

‘Sehubungan sedang melaksanakan cuti haji, guru yang bersangkutan tidak memenuhi beban mengajar sebagaimana dipersyaratkan oleh ketentuan yang berlaku’ tulis BPK dalam laporannya.

Berdasarkan laporan BPK tersebut, negara dirugikan karena telah terjadi penyaluran keuangan negara yang salah sasaran dan tidak efisien karena memberikan tunjangan kepada Guru yang sedang tidak bertugas.

Adapun rincian 4 guru berdasarkan laporan tersebut tercatat pertama YS mengajar di SDN Balong Gandu, mendapatkan tunjangan profesi yang bukan haknya sebesar Rp.  5.284.090,00.

Kedua IR mengajar di SDN Jatisari mendapatkan tunjangan profesi yang bukan haknya sebesar Rp. 7.376.300,00.

Ketiga MK mengajar di SDN Langensari II mendapatkan tunjangan profesi yang bukan haknya sebesar Rp.7.608.690,00.

Keempat  ST mengajar di SDN Linggar Sari mendapatkan tunjangan profesi yang bukan haknya sebesar Rp.2.291.770,00. (Uya)

Related Articles