Kisah Inspiratif! Anak Seorang Nelayan Dan Tukang Sayur Asal Cirebon Lolos Jadi Anggota Polri

CIREBON - Terlahir bukan dari pasangan kaya raya, membuat Muhammad Sobirin, pemuda asal Desa Bungko, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, terus bekerja keras untuk mengejar cita-cita. Anak dari seorang nelayan dan pedagang sayuran ini bertekad membahagiakan kedua orang tua yang sudah membesarkannya.

Benar saja, kerja kerasnya itu membuahkan hasil karena ia baru saja dinyatakan lolos menjadiii Anggota Polri. "Alhamdulilah dari Polres Cirebon Kota lulus dan masuk pendidikan 12 Bintara dan 1 orang masuk pendidikan Akmil dari 15 orang hasil pantohir," kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy melalui Kasubag Humas IPTU Yuliana kepada Portaljabar.net, Minggu (5/8/2018).

Menurut Yuliana, Muhammad Sobirin berhasil membahagiakan orang tuanya dengan lulus tes menjadi siswa Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) Polda Jabar, pada saat sidang kelulusan akhir calon anggota bintara.

Muhammad Sobirin

 

Sementara itu, orang tua Muhammad Sobirin, Caridi (50) yang hanya seorang Nelayan dan Darmini berjualan sayuran membantu ekonomi keluarganya mengucapkan rasa syukurnya terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang telah mengabulkan do’anya sehingga hanya bermodalkan kemampuan diri sendiri putranya berhasil masuk kependidikan kepolisian tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolri dan Kapolda jawa barat karena penerimaan yang dilaksanakan tahun ini sangat terlihat bersih dan transparannya,” ucap Caridi.

Ditempat terpisah, Kapolda Jawa Barat, Irjen. Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si. mengatakan, dalam seleksi penerimaan Secaba Polri tahun 2018, panitia seleksi Polda Jabar tetap berpedoman prinsip clean and celar tanpa melihat pekerjaan orang tua calon bintara.

“Saya sudah sampaikan dari awal, bahwa kita ingin Polisi Jawa Barat benar-benar dari rakyat tanpa pandang bulu. Apakah itu orang tuanya sipil, militer, polisi, buruh, mapun petani. Karena yang terpenting adalah berkualitas melalui rekruitmen yang clear and clean,” ujar Kapolda. (Jhn)

Related Articles