Banyak Bacaleg Curi Start Kampanye Pakai Nomor Urut, Panwaslu Karawang Diem-diem Bae!

KARAWANG- Banyaknya bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang sudah berkampanye sebelum masanya sangat disayangkan oleh berbagai pihak. Salah satunya oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Karawang. 

Menurut Sekretaris PSI Karawang, Raja Rogate Mangunson, para Bacaleg yang berkampanye pakai nomor urut sebelum masanya merupakan bentuk pelanggaran yang dibiarkan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). 

"Para Bacaleg kampanye sebelum waktunya dan mencantumkan nomor urut jelas merupakan pelanggaran terhadap Peraturan KPU nomor 7 tahun 2017," ujar Rogate kepada Portaljabar.net, Selasa, (07/08/2018).

Menurut Rogate regulasinya kampanye baru dimulai 3 hari setelah penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) yaitu pada tanggal 23 September 2018. "Panwaslu sebagai lembaga pengawas seharusnya melakukan tindakan, tapi sampai saat ini Panwaslu seakan membiarkan," ujarnya.

Namun menurut Rogate jika Bacaleg hanya memperkenalkan diri tanpa ada nomot urut dan ajakan itu tidaklah masalah. "Yang menjadi masalah adalah ketika sudah mencantumkan nomor urut dan sudah mengajak untuk memilih calon tersebut," ucapnya.

Rogate berharap Panwaslu tidak hanya berdiam diri, harus melakukan tindakan tegas karena sudah didanai pakai uang rakyat. 

"Karena Panwaslu di bayar untuk itu maka Panwaslu jangan takut untuk melakukan tindakan hanya karena alasan bahwa calon tersebut adalah orang besar atau anak dari seorang tokoh terkenal. Panwaslu harus independen," ujarnya. (Uya)

Related Articles