Heboh Akun Grup SD Di Facebook Menuai Kecaman Netizen

CIREBON - Salah satu grup didalam facebook yang bertulisan Tawuran antar SDN/MI seluruh Kota Cirebon, tengah menjadi buah bibir oleh penghuni media sosial facebook.

Kenapa tidak, sebuah akun grup facebook yang diposting oleh akun milik Tendy Chaskey ini, bertuliskan "kami takan goyang walau musuh bawa pedang". Tulisan disebuah akun grup itu, menuai kecaman bagi pengguna facebook. 

Bahkan tulisan tersebut bernilai sangat kurang pantas jika memang benar ditulis oleh kalangan anak Sekolah Dasar (SD), tidak sedikit pengguna facebook yang mengecam dan meminta pihak berwajib untuk menyelidiki akun grup facebook tersebut, karena dengan adanya akun grup itu menciptakan Kota Cirebon menjadi buruk. 

Meski akun grup itu bodong, ini terlihat sangat kontra fersi dan membawa citra buruk bagi wilayah Kota Cirebon.

Melihat hal itu, beragam komentar dari para pengguna facebook pada postingan Tendey Chascey tersebut. 

Seperti yang ditulis 
@agung wahyu supriyadi, berkomentr " jaman saya kecil boro-boro mikiri tawuran, yang difikirn ongkos Rp 500 rupiah buat jajan apa".  
@Ndit Lucius Pengguna facebook lainyapun juga turut berkomentar " kata-katanya ngeri Gak goyang walau musuh bawa pedang".

Rinto (33) Salah seorang pendidik disalah satu sekolah ternama diwilayah Kecamatan Sumber. Dirinya sangat menyayangkan dengan adanya akun grup facebook yang membuat para orang tua resah. Menurutnya akun grup itu harus segera dislidiki siapa pemiliknya, agar tidak membuat resah para orang tua.

"Tentunya dengan adanya akun grup yang mengajak aksi tawuran antar SD itu, sangat meresahkan para orang tua, karena belakangan ini kerap terjadi aksi tawuran antar pelajar dijalan raya, "katanya. Kamis (09/08/2018)

Meski akun grup itu bodong, lanjut Rinto, pihak berwajiba dalam hal ini Kepolisian dan pemerintah harus segera menyelidiki akun tersebut, agar tidak membuat resah para orang tua. 

"Kami berharap akun itu segera dilakukan penyelidikan, dan pemblokiran agar tidak membuat resah para orang tua, "katanya. (abr)

Related Articles