Ganggu Ketertiban, Polisi Amankan Sepuluh Pelaku Balapan Liar Di Kota Bogor

BOGOR-Sepuluh terduga pelaku balapan liar yang biasa beraksi di kawasan Jalan Raya Parung-Bogor, tepatnya didepan Perumahan Tamansari Persada Kota Bogor diamankan aparat Polsek Tanah Sareal. Mereka kerap meresahkan warga warga dan mengganggu ketertiban umum.

Kepada polisi, mereka mengaku merupakan para pelaku balapan liar asal Kabupaten Bogor yang akan melakukan Balapan liar di lokasi tersebut atas undangan para pelaku balapan liar asal Kota Bogor melalui media sosial (Medsos).

"Mereka ini warga Kabupaten Bogor dan biasa beraksi dilokasi tersebut pada saat hari-hari libur dan saat weekend serta menjelang weekend. Mereka kita amankan saat akan melakukan aksinya tadi pagi sekira pukul 03.15 WIB," ujar Kapolsek Tanah Sareal, Kompol M Suprayogi, Jumat (10/8/2018).

Yogi menambahkan, kesepuluh remaja bertato ini juga terindikasi merupakan geng motor yang kerap beraksi di wilayah Kota Bogor dengan sasaran para remaja yang nongkrong-nongkrong pada malam hari dan lewat tengah malam. 

Namun saat dilakukan pengeledahan, polisi tidak menemukan adanya senjata tajam (Sajam) maupun benda-benda yang dapat membahayakan lainnya dari kesepuluh pelaku tersebut.

"Tidak ada sajam atau benda membahayakan saat kami geledah. Namun kendaraan yang mereka miliki rata-rata tidak dilengkapi surat-surat," lanjutnya.

Selain mengamankan kesepuluh pelaku, polisi juga mengamakan enam unit sepeda motor yang biasa digunakan balapan liar oleh mereka sebagai barang bukti. Mereka kini diamankan di Mapolsek Tanah Sareal untuk menjalani pemeriksaan. 

"Kegiatan ini juga sekaligus merupakan Cipta Kondisi dalam rangka Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) sebagai antisipasi adanya tindak kejahatan dan gangguan Kamtibmas pada menjelang dan saat perhelatan Asian Games 2018," katanya.

Selanjutnya polisi akan terus mengungkap pelaku balapan liar lainnya yang kerap beraksi di wilayah Tanah Sareal serta menelusuri penyebar undangan di medsos tersebut. (her).

Related Articles