Ma'ruf Amin Dampingi Jokowi, Ini Kata Rektor UIKA Bogor

BOGOR-Pencalonan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menjadi calon Wakil Presiden periode 2019-2014 mendampingi Joko Widodo (Jokowi) disambut baik Rektor Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor, Ending Badrudin. 

Ending menyebut, Ma'ruf Amin merupakan salah seorang tokoh agama di Indonesia yang mumpuni, baik secara keilmuan, kemasyarakatan maupun keahliannya di bidang Ekonomi Islam. Pencalonannya dengan mendampingi Jokowi, kata dia, merupakan perpaduan antara Nasionalis dan Rilgius.

"Sebagai Ketua MUI, tentu saja Pak Prof. Dr. Ma'ruf Amin orang yang sangat mumpuni. Jadi dengan pencalonannya ini diharapkan akan menjadi penenang. Dan ini sejalan dengan keinginan Pak Jokowi berkolaburasi antara Nasionalis dengan Religius," ujar Ending kepada awak media, Jumat (10/8/2018).

Kaitan dengan keberadaan Universitas Ibnu Khaldun, menurutnya, Ma'ruf Amin sempat menjadi Dosen Pasca Sarjana di UIKA pada tahun 2000-2012 dengan bidang keahlian Ekonomi Syariah (Ekonomi Islam). Bahkan sebelumnya yakni pada tahu 1960-an, Ia sempat kuliah di UIKA Jakarta yang kala itu sama-sama bernama Universitas Ibnu Chaldun (UIC) sesuai ejaan lama.

"Barulah pada tahun 1975, ada perubahan sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) ejaan Chaldun berganti menjadi Khaldun. Nah untuk membedakan dan terlihat berdiri lebih muda, maka di Bogor menggunakan ejaan Ibnu Khaldun," ungkap Ending.

Berangkat dari itu Ending menyampaikan, sosok Ma'ruf Amin erat kaitannya dengan keberadaan UIKA. Karenanya ia bersyukur atas pencalonan Ma'ruf Amin, selain menjadi kebanggaan bagi Civitas, juga diharapkan dapat menjadi penengah bagi berbagai persoalan yang kini berkecamuk di negeri ini.

"Tentu saja saya bersyukur dan berharap Pak Ma'ruf bisa membawa kedamaian jika terpilih nantinya," pungkas Rektor. (her).

Related Articles