Pidato Pertama Ridwan Kamil Sebagai Gubernur Jabar Saat Sidang Paripurna

BANDUNG - Usai Sertijab di Gedung Sate, Gubernur Jawa barat Ridwan Kamil dan wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, melanjutkan rangkaian kegiatannya dengan menghadiri Sidang Paripurna penyampaian Visi Misi Gubernur Jabar masa jabatan 2018 – 2023. di Ruang Sidang DPRD Jabar, Jl Dipenogoro, Kota Bandung, Kamis (6/9/2018).

Sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari, dihadiri hampir seluruh anggota dewan dan dipadati tamu undangan lainnya. Tampak hadir pula, Wakil Walikota Bandung Oded M. Danial, sebagai Walikota Bandung terpilih yang akan dilantik pada pertengahan September mendatang.

Mengusung tagline Jabar Juara Lahir Batin, pasangan Gubernur Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, menetapkan visi-misi untuk Jabar 5 tahun ke depan, hampir sama dengan materi yang pernah disampaikan pada masa kampanye beberapa waktu lalu. 

Visinya adalah menghadirkan Jawa Barat Juara Lahir Batin, yang Memiliki Manusia Beriman, Bahagia dan Berkualitas, Membangun Ekonomi yang Berdaya Saing, Berkelanjutan, dan Merata Sejahtera di Desa maupun Kota, serta Menerapkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik. 

Sedangkan Misi yang ditetapkan ada 5 poin, antara lain; menghadirkan Manusia Pancasila yang bertaqwa. Diterjemahkan manusia Jawa Barat yang beriman, bertaqwa, serta mendorong peran tempat ibadah sebagai sentra keilmuan dan interaksi sosial. Kedua, melahirkan manusia Jawa Barat yang Bahagia, Berkualitas, dan Produktif. kemudian, mewujudkan pelayanan publik yang baik atau tata kelola pemerintahan yang baik, keuangan daerah yang sehat, dan inovasi pembiayaan pembangunan untuk mendorong pembangunan Jawa Barat. 

Berikutnya, membangun infrastruktur wilayah/desa dan kota di Jawa Barat yang mampu mempercepat pertumbuhan dan ekonomi, serta meningkatkan konektivitas baik antarkota/kabupaten di Jawa Barat maupun Jawa Barat dengan provinsi lainnya di Indonesia. Terakhir kelima, mendorong Daya Saing Ekonomi yang berkelanjutan di Desa dan Kota dan Ekonomi Umat dalam rangka menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat Jawa Barat. 

Selanjutnya kelima Misi tersebut dijabarkan ke dalam lima strategi dan program Gubernur dan wakil. Antara lain manusia Jabar yang berbudaya dan berkualitas produktif. Jabar sebagai pemerintahan yang inovatif dan kolaboratif. Seperti pernah dijelaskan pada kesempatan terpisah sebelumnya, Gubernur Emil menetapkan teknis pelaksanaannya yang terbagi dalam Program Kerja 100 hari, Program 3 tahun dan program 5 tahun. (Dahen)


 

Berita Terkait

Related News