Rupiah Tertekan, Ini Langkah Yang Diambil BI

CIREBON-Pemerintah bersama Bank Indonesia terus mencari solusi demi menstabilkan nilai dolar terhadap mata uang rupiah untuk menekan lonjakan nilai kurs mata uang Dolar Amerika yang mencapai Rp15rb per satu dolar.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon, Abdul Majid Ikram, saat ditemui awak media di Kantor KPwBI Cirebon, Jalan Yos Sudarso Kota Cirebon, Kamis (7/9/2018). mengungkapkan, Bank Indonesia bersama Pemerintah akan terus mencari solusi dan upaya-upaya melakukan penekanan melalui jual beli valuta asing dengan perbankan.

Meskipun kurs mata uang dolar naik, lanjut Abdul Majid, tetapi inflasi di Indonesia masih stabil. Dan tingkat pertumbuhan perekonomiannya juga masih cukup stabil, yakni di angka 5,2 persen. 

"Ini hanya spekulasi saja. Sebab, kenaikan Dolar sekarang tidak begitu berpengaruh dibandingkan yang pernah terjadi pada tahun 1997 dan 1998 lalu hingga berujung krisis moneter," ucapnya.

Meskipun demikian, katanya, dukungan masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam upaya menstabilkan nilai dolar. Contohnya seperti para pengusaha ekspor yang masih memiliki tabungan yang bernilai dolar, agar segera menukarkannya dengan nilai rupiah.

“Jika para eksportir ini memiliki tabungan di perbankan dengan valuta asing, maka diharapkan bisa dikonversi ke rupiah,” jelasnya.

Selain itu, sambungnya, Bank Indonesia juga membuka perlindungan nilai kepada para pengusaha eksportir. Sehingga, jika pengusaha itu sudah mengkonversi mata uangnya ke rupiah, kemudian mau menggunakan dolar untuk mengekspor, maka nilai dolar yang digunakan adalah nilai yang dipakai ketika dia mengkonversi nilai dolar ke rupiah.

Untuk itu, kata Majid, masyarakat cukup diminta agar tenang saja dan tidak perlu panik dengan kenaikan Dolar ini. Karena, Bank Indonesia akan bekerja secara maksimal. 

"Namun, tetap dengan dukungan dari masyarakat secara kondusif. Pihak kami akan membuka semua saluran komunikasi dengan instansi terkait dalam upaya menstabilkan nilai dolar, karena siapa lagi yang akan menyelamatkan kalau bukan kita,” pungkasnya. (jhn).

Berita Terkait

Related News