Begini Strategi Kemenristekdikti Agar 45 Persen Masyarakat Bisa Kuliah

KARAWANG- Upaya dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia dalam meningkatkan persentase masyarakat yang bisa kuliah adalah dengan strategi pengembangan E-Learning atau Pendidikan Jarak Jauh.

"Kita fokus mengembangkan e-learning atau kuliah secara online agar 45 persen masyarakat kita bisa kuliah," ucap Mohamad Nasir beberapa waktu lalu.

Metode kuliah e-learning ini, menurut Nasir, bisa membantu masyarakat yang kondisi ekonominya pas-pasan untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi. 

"Dengan e-learning ada penghematan biaya seperti tidak adanya biaya kost dan biaya hidup selama kuliah. Karena banyak mahasiswa berhenti kuliah karena kekurangan untuk biaya hidup," ujarnya.

Selain itu ditargetkan e-learning dapat berkembang secara sempurna di tahun 2022 dengan perubahan rasio dosen dan mahasiswa.

"Kalau biasanya rasio 1 dosen ilmu sosial untuk 40 mahasiswa atau 1 dosen ilmu eksakta untuk 30 mahasiswa, dengan metode e-learning ada perubahan rasio yaitu satu dosen untuj 1000 mahasiswa," tandasnya. (Uya)

 

Berita Terkait

Related News