Demi Menghemat Uang Negara, Pemerintah Akan Bentuk Badan Riset Nasional 

KARAWANG - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Meristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan bahwa pemerintah pusat akan membentuk sebuah lembaga khusus bernama Badan Riset Nasional.

"Nantinya akan ada Badan Riset Nasional sama seperti yang sudah dilakukan di beberapa negara maju seperti di Jerman dan China," ucap Nasir kepada wartawan saat kunjungan kerja di Karawang beberapa waktu lalu.

Dengan adanya lembaga yang khusus melakukan riset tersebut, menurut Nasir sangat bermanfaat bagi rakyat karena uang negara bisa dihemat sekian triliun rupiah.

"Dalam rangka menghemat uang negara jika riset disatukan melalui satu Badan," ujarnya.

Selama ini riset yang dibiayai oleh negara disebar di berbagai Kementerian dan Lembaga dengan nilai 24,9 Triliun di tahun 2019. Untuk Kemenristekdikti biaya untuk riset hanya 1,75 Triliun di tahun yang sama.

Nasir mengkritisi anggaran riset puluhan triliun yang disebar secara acak di sejumlah Kementerian dan Lembaga selain tidak efektif juga banyak ditemui hasil riset yang substansinya sama yang dihasilkan dari Kementerian dan Lembaga yang berbeda.

"Karena sistemnya tidak terpusat, banyak duplikasi riset yang dilakukan," tandasnya. (Uya)

Berita Terkait

Related News