Misteri Kematian Janda Muda Di Majalengka Akhirnya Terungkap 

MAJALENGKA-Warga Kabupaten Majalengka sempat dihebohkan dan viral di medsos tentang misteri Kematian janda muda, Dewi Ratnasari, yang sempat menyisakan misteri. Kini terkuak sudah. Sebelumnya, tewasnya seorang janda muda berusia 27 tahun ini sempat viral di media sosial, lantaran beredar isu Dewi Ratnasari meninggal dunia diduga akibat menjadi korban pembunuhan.

Setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban, Satuan Reserse Kriminal Polres Majalengka, langsung melakukan penyelidikan. Tak kurang dari 24 jam, polisi berhasil mengungkap kasus tersebut.

Kapolres Majalengka, AKBP. Noviana Tursanurohmad, melalui Kasat Reskrim, AKP. M Wafdan Muttaqin, mengatakan, meninggalnya Dewi Ratnasari bukanlah korban pembunuhan, melainkan hanya korban kecelakaan lalu-lintas.

Menurut Kasat Reskrim, hal tersebut berdasarkan hasil penyelidikan petugas dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Mulai dari keluarga korban dan orangtua korban serta beberapa teman korban, hingga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kita sudah melakukan penyelidikan kasus tewasnya warga Lingkungan Puspa, RT 012 RW 003, Kelurahan Cigasong, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka. Hasilnya, kematian Dewi, diduga akibat korban kecelakaan tunggal," kata, AKP. M Wafdan, Kamis (13/9/2018).

Kasat Reskrim menjelaskan, kronologis bermula berdasarkan keterangan dari ibu korban bernama Mimin Rasminah bahwa yang membawa korban ke rumahnya itu, yakni oleh dua orang laki-laki tak dikenal dengan ciri-ciri tinggi kecil, kulit hitam dan masih muda serta pendek kecil dan kulit sawo matang dengan membawa sebuah motor Mio, warna biru.

Selanjutnya, kata dia, tim Opsnal Satreskrim Polres Majalengka juga menemui bernama Suta, orang yang mengantar korban ke Pasar Cigasong, sebelum korban meninggal dunia, pada Selasa (11/9/2018) malam. Suta pun menerangkan bahwa ia hanya mengantar ke warung milik Rani yang ada di pasar tersebut.

"Mendapat keterangan tersebut, kami langsung mendatangi warung milik Rani. Dan Rani pun membenarkan bahwa korban sekitar pukul 19.00 WIB, datang ke warung miliknya. Namun tak lama kemudian, korban selanjutnya minta diantarkan kewarung lainnya milik Didi. Saat itu, korban diantar oleh bernama Tere," ungkapnya.

Kemudian, lanjut dia, tim Opsnal langsung mendatangi warung tersebut yang terletak di Terminal Cigasong. Dari keterangan Didi bahwa semalam korban kumpul bareng dengan Tono, warga Kecamatan Talaga, Majalengka dan ia bekerja disebuah bengkel las.

"Saat itu juga kita mendapat informasi bahwa Tono, suka tidur di rumah mes khusus karyawan. Lalu tim mendatangi rumah mes tersebut. Di rumah mes itu, hanya ada rekannya bernama Ucu dan ia pun mengakui bahwa dirinya bersama temannya bernama Bacok yang mengantarkan korban ke rumahnya itu," imbuhnya.

Dari situlah, sambungnya, langsung melakukan interogasi dan saksi menceritakan bahwa korban sekitar pukul 03.30 WIB, telah mengalami kecelakaan bersama Tono yang saat ini ada di RS Cideres.

"Saat ini, kami bersama tim telah mengumpulkan barang bukti dan berikut para saksi. Akibat insident tersebut, korban mengalami luka pada bagian telapak kaki kanan dan tangan kanan patah. Selanjutnya, perkara ini kami limpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Majalengka," tutupnya. (man).

Berita Terkait

Related News