Penertiban Memanas, Puluhan Santri Cekcok Dengan Pemilik Lapak Miras

BOGOR - Penertiban puluhan lapak yang dinyalir menjadi sarang peredaran dan penjualan miras di kawasan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor oleh aparat gabungan, mendapat perlawanan dari dua pemilik lapak. Suasana pun sempat memanas 

Para pemilik lapak ini bersikeras tidak mau mengaku bahwa miras yang kedapatan berada di warungnya itu adalah milik mereka. Hal ini menyulut kemarahan puluhan santri dan tokoh agama setempat yang turut dalam penertiban tersebut. Bahkan diantara mereka sempat cekcok mulut dan saling tunjuk.

"Awalnya dia tidak mau ngaku kalau jual miras, tapi setelah diperiksa ternyata ada," ujar Ustadz Aceh, salah atau toko agama setempat, Jumat (14/9/2018).

Ia menambahkan, sebelum pihaknya melaporkan hal ini kepada Pemkot dan aparat Muspika, sempat mendapat informasi dan keluhan dari warga bahwa dilokasi ini seringkali digunakan untuk meminum minuman keras.

"Alhamdulillah ini bisa ditindaklanjuti oleh pemkot dan aparat. Kalau tidak, kami akan melakukan sweeping sendiri, bila perlu kita bongkar juga," tegasnya.

Namun begitu, pinaknya juga akan terus mengawasi situasi pasca pembongkaran di kawasan tersebut. Jika tidak ada pengawasan dan tindakan tegas dari pihak berwenang terhadap para pedagang yang kemungkinan membandel, pihaknya terpaksa akan kembali turun ke jalan untuk bertindak.

"Setelah ini kita lihat saja. Kalau masih ada yang membandel berjualan miras dan tidak diambil tindakan oleh aparat berwenang, kami yang akan bertindak," tandasnya. (Her)

 

Related Articles