Terungkap, Penganiaya Sadis Pegawai Pet Shop Di Alun-Alun Ternyata Anggota XTC

KARAWANG - Pelaku pengeroyokan dan penganiayaan disertai perampasan sepeda motor terhadap pegawai pet shop di Alun-Alun Karawang akhirnya tercyduk.  Satu otak perampasan motor ditangkap, 8 lainnya masih diburu Polisi.

"Korban Iman, pegawai Pet Shop, dianiaya, dikeroyok, dan dirampas motornya oleh segerombolan pelaku beratribut ormas tertentu," kata Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya, Rabu (19/9/2018).

Motif perampasan dan pengeroyokan, dilatar belakangi dendam dua kelompok yang mengaku organisasi pemuda (OKP). 

"Kejadian di alun-alun itu korbannya anggota Brigez, pelakunya anggota XTC," imbuh Kanit Reskrim Polsek Karawang Kota, Iptu Yoga Prayoga. 

Pelaku tertangkap, HA alias Bodun, merupakan oknum anggota XTC korwil Walahar, Klari. Dia melakukan tindakan brutal terhadap korban lantaran berkendara mengenakan kaos Brigez, saat melintas jalan Galuh Mas. 

"Kebetulan rombongan pelaku berada di lokasi itu. Korban dikejar hingga depan kantor Telkom,  lalu di pukuli dengan botol, bambu, dan tangan sampai babak belur," kata Yoga. 

Pelaku Bodun, mengaku, berperan sebagai perampas sepeda motor korban jenis mio. "Saya hanya rampas motornya dan distep. Itu atas perintah ketua, Ramvog," kata pelaku HA, saat dimintai keterangan. 

Menyambung keterangan awal, Iptu Yoga menambahkan, EJ alias Ramvog merupakan pentolan kelompok pelaku yang masih diburu keheradaanya. "Ramvog itu ketuanya, bersama 7 orang lain yang terlibat perampasan motor penganiayaan terhadap korbannya masih buron," ungkapnya. 

Mengulas kembali, sebelumnya  kasus tersebut terjadi pada Minggu 12 Agustus 2018, sekitar pukul 01.00 WIB didepan kantor Telkom Karawang. Korban Iman dianiaya dan dirampas motornya, usai nongkrong di area Bunderan Galuh Mas. 

Dalam perjalanan pulang menuju tempat kerja sekaligus tempat tinggalnya, ia dikejar rombongan pelaku yang diketahui anggota XTC sejak SPBU Galuh Mas hingga alun-alun. Akibatnya, selain motornya digasak pelaku, Iman pun menderita sejumlah luka di kepala, tangan, dan tubuhnya akibat dikeroyok kelompok pelaku. (Tar)

Tags:

Berita Terkait

Related News