Komisi II DPR Minta Batasan Usia 35 Tahun CPNS 2018 Direvisi

CIREBON - Sebagian besar pegawai honorer kategori 2 (K2) mengeluhkan Permen PAN - RB no 36 tahun 2018  terkait batasan usia bagi pegawai honorer K2 yang ingin ikut seleksi CPNS 2018. Dalam aturan tersebut menyebutkan bahwa usia maksimal 35 tahun per Agustus 2018.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI yang membidangi Pemerintahan dan Politik, Herman Khaeron, saat berkunjung ke Cirebon mengatakan, penerimaan CPNS seyogyanya memiliki azas keadilan dan manfaat bagi rakyat. Proses penerimaan CPNS pun harus transparan dan terbuka. 

Menurut Kang Hero, sapaan akrabnya, dulu Undang Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) dibuat tidak mempertimbangkan sejumlah hal. Sehingga implikasinya (dampak.red) amat besar. Ada tenaga honorer, tenaga harian lepas, tenaga bantu dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) sedangkan di sejumlah Kementerian sektoral tidak terakomodir Undang Undang itu.
 
Sejak dua tahun lalu, DPR RI berkeinginan merevisi Undang Undang ASN agar bisa membuka ruang yang cukup bagi tenaga honorer, tenaga harian lepas, tenaga bantu dan TKK yang saat diterima berusia di bawah 35 tahun serta bertugas melampaui 35 tahun. Mereka pun hendaknya diberi kesempatan jadi ASN.

"Walau belum menemui titik tengah, keinginan kami di Komisi II DPR RI itu akan terus diperjuangkan," kata Kang Hero, Jumat malam (21/9/2018).

Jika peraturan pemerintah tidak memungkinkan menabrak UU, lanjut Herman, UU ASN hendaknya direvisi agar bisa mengakomodir tenaga honorer, tenaga harian lepas, tenaga bantu dan TKK yang berusia di atas 35 tahun atau ada slot khusus.

Ia pun menambahkan, selain ASN permanen, ada juga ASN kontrak atau yang biasa disebut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang  kontraknya per-lima tahun. Tenaga honorer, tenaga harian lepas, tenaga bantu dan TKK itu hendaknya diakomodir jadi PPPK.

"Namun, hal itu belum bisa diwujudkan karena masih terkendala belum keluarnya peraturan pemerintah. Solusi yang diberikan masih memperpanjang status," tutup Kang Hero. (Jhn)

Related Articles