SatNarkoba Polres Cirebon Gagalkan Peredaran, 325 Ribu Butir Pil Trihex Berhasil Diamankan

CIREBON-Peredaran obat-obatan sediaan farmasi tanpa izin jenis Trihex, yang berhasil diungkap oleh SatNarkoba Polres Cirebon Kabupaten, berjumlah 325.000 butir pil Trihex, dikemas dengan menggunakan kardus, yang tersimpan didalam sebuah kendaraan roda empat. 

Dari Ratusan ribu butir obat-obatan sediaan farmasi tanpa izin itu, diantaranya 300.000 pil Dextro dan 25.000 pil Trihex. Barang tersebut diduga hendak diedarkan di wilayah Cirebon dan sekitarnya, dengan sasaran anak-anak remaja. 

Diketahui ratusan ribu pil tersebut, merupakan barang bukti yang didapat oleh satuan narkoba saat menggeledah mobil mencurigakan terparkir depan halaman mini market Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. 

Barang tersebut diduga hendak diedarkan ke para pelajar, "Untuk pengedarannya ke remaja dan dewasa juga ada. Dan di masyarakat, obat ini dikenal dengan nama obat koplo,” tutur Kapolres Cirebon Kabupaten, AKBP Suhermanto, disela gelar perkara kasus tersebut, Rabu (3/10/2018).

Barang bukti seperti 300.000 Dextro dan 25.000 Trihex, kini diamankan pihaknya sebagai barang bukti, "Barang bukti itu masih kita amankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut," tambahnya.

Ia menghimbau kepada seluruh apotek yang ada di wilayah Cirebon, khususnya Kabupaten, untuk tidak lagi menerima penjual obat-obatan tersebut dengan cara ilegal. Dan tidak menerima pembeli obat-obatan jenis tersebut tanpa resep dari dokter.

"Belakangan ini obat jenis itu sangat mudah didapat, oleh karena itu kami minta apotek tidak lagi menjual pil jenis Trihex dan Dextro tanpa resep dokter. Karena obat itu kerap sekali disalah gunakan oleh remaja yang sudah kecanduan obat itu," pungkasnya. (abr).

Tags:

Berita Terkait

Related News