Belum Cukup Umur, Anak Kandung Sekretaris DPRD Karawang Lolos Jadi Calon Kades, Aneh!

Pengamat : Agus Mulyana Bikin Malu Bupati Karawang

KARAWANG - Ulah Bakal Calon Kades Kalangsari, Aditia Mulya Nugraha, anak kandung Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Karawang, Agus Mulyana, yang melanggar Undang-undang Tentang Desa dan Perbup (Peraturan Bupati) Nomor 57 Tahun 2018 Tentang Tatacara Pemilihan Kepala Desa (Kades) di Karawang memang bikin resah.

Keresahan tersebut berawal dari surat yang ditandatangani Ketua Pantia uji Tingkat Seleksi Calon Kades Kabupaten, Samsuri bernomor 141/5305/DPMD den menyebutkan Aditia tidak memenuhi syarat yaitu usianya dibawah 25 tahun saat mendaftar sehingga tidak berhak menjadi Calon Kades.

Sementara Aditia sendiri menurut Akte Kelahiran dilahirkan di Karawang pada tanggal 30 November 1993 atau masih berusia 24 tahun saat mendaftar. 

Namun anehnya pelanggaran tersebut dianggap benar oleh surat bertanggal 9 September 2018 dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Kalangsari.

Dalam surat tersebut, berdasarkan rapat pleno mengenai Perbup Karawang Nomor 57 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Pilkades pasal 22 huruf E mngenai persyaratan Calon Kades yaitu berusia paling rendah 25 tahun pada saat pendaftaran.

Selanjutnya menurut surat tersebut, Tim 11 Pilkades yang merupakan panitia tingkat desa dinyatakan oleh BPD tidak melanggar pasal 22 huruf E. 

Sehingga bakal calon kades bernama Aditia Mulya Nugraha diperbolehkan melanjutkan seleksi calon kades. Bahkan saat ini sudah resmi menjadi calon kades dengan nomor urut 2.

Sementara itu informasi valid yang dimiliki Portaljabar.net, dari sumber yang bisa dipercaya, bahwa Ketua BPD Kalangsari dan Ketua Tim 11 masih merupakan paman pelaku (Aditia) sehingga kental dengan unsur nista yaitu Nepotisme

Menanggapi masalah itu, Ketua Masyarakat Pemantau Penyelenggara Negara (MPPN), Tatang Obet menilai Agus Mulyana selaku ayah kandung pelaku sudah membuat malu Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana karena membiarkan anaknya melanggar aturan.

"Agus Mulyana selaku Sekwan, seorang pejabat eselon II yang pasti paham aturan sudah bikin malu Bupati. Kenapa Agus diam saja ketika anaknya melanggar UU dan Perbup," ujar Obet.

Menurut Obet, selain terlihat membiarkan anaknya melanggar aturan, ada indikasi Agus malah ikut mendorong pelanggaran tersebut.

"Saya yakin anaknya maju Pilkades karena didorong Agus. Namun sangat disayangkan Agus selaku pejabat dan orang tua pelaku malah membiarkan dan terkesan mendukung," ujarnya.

Obet mengatakan, Bupati seharusnya marah besar dan memberi sanksi pada Agus karena sebagai pejabat memberikan contoh buruk kepada masyarakat.

"Bupati kalau mentalnya gak cemen, pejabat macam Agus seharusnya dikasih sanksi. Jangan mentang-mentang Aditia anak pejabat aturan main boleh dilanggar," tandasnya.

Sementara itu, hingga berita ini masuk ke meja redaksi, Agus Mulyana dan Aditia Mulya Nugraha belum berhasil dikonfirmasi. (Uya)


 

Tags:

Berita Terkait

Related News