Kapolda Jabar Tinjau Personilnya Di Sulawesi Tengah

BANDUNG - Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Palu, Donggala dan Sigi di Sulawesi Tengah, mendapat perhatian serius dari Polda Jabar dengan mengirimkan bantuan Tim Tenaga Dokter dan Medis, pasukan Brimob 2 SSK, serta Tim 7 Personil Polwan Polda Jabar. 

Melengkapi bantuan dan perhatian khususnya, Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I., berkesempatan berkunjung langsung ke daerah bencana, pada Hari Senin tadi (8/10/2018). 

Turut menyertai Kapolda, Kasat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko S.I.K. dan Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Winny Agung Budi Maryoto.

Wakapolda Sulawesi Tengah Komisaris Besar Setya Boedi, menerima rombongan Kapolda Jabar, berikut menerima bantuan lain berupa sejumlah uang untuk biaya untuk bahan bakar dan gas.

Turut menyaksikan pada acara tersebut, Karo Sarpras Polda Kalimantan Timur yang juga disaksikan oleh Kapolda Kalimantan Timur.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jabar beserta rombongan mengunjungi personil Polda Jabar yang ditugaskan dalam misi kemanusiaan di wilayah Sulawesi Tengah. Sekaligus memberikan dorongan semangat kemanusiaan, yang berada di Posko Brimob Polda Jabar dan menemui tim Dokpol, serta tenaga medis Polda Jabar di RS. Bhayangkara Palu Sulteng.

Sesuai yang telah direncanakan, bantuan Personel Polwan diperuntukan melaksanakan Trauma Healing kepada korban anak-anak.

Tim 7 Personil Polwan juga membantu masyarakat memberikan bahan-bahan masakan, serta perlengkapan masak untuk berdagang, agar perekonomian mulai menggeliat kembali. 

Selanjutnya, Kapolda Jabar juga berkesempatan meninjau kantor Dit Lantas Polda Sulteng, serta Jembatan Kuning Kota Palu, yang hancur akibat gempa dan terjangan tsunami. 

Sementara informasi terbaru, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melalui Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers mengatakan, pencarian korban gempa Donggala dan tsunami, ditargetkan selesai pada 11 Oktober 2018.

Terhitung dari gempa Donggala berkekuatan 7,4 skala richter pada 28 September, maka masa tanggap darurat menjadi 14 hari hingga 11 Oktober 2018.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolda Jabar beserta rombongan, masih berada di wilayah bencana Palu hingga esok hari. Belum diperoleh keterangan langsung, dari Kabid Humas Polda Jabar, Trunoyudo Wisnu Andiko. (dahen)

Tags:

Berita Terkait

Related News