Keluarga Pasien Jengkel Dengan Tarif Parkir Super Mahal RSUD Karawang

KARAWANG-Keluarga pasien yang berobat di RSUD Karawang, berinisial WAN mengaku jengkel dengan tarif parkir super mahal yang diluar nalar. WAN meminta tarif parkir RSUD Karawang ditertibkan karena sangat meresahkan masyarakat. 

"Saya minta tolong tarif parkir RSUD Karawang ditertibkan," ucap WAN kepada Portaljabar.net, Selasa (9/10/2018).

Menurut WAN, beberapa waktu lalu dirinya menjemput keluarganya yang meninggal di RSUD. Selang beberapa lama, dirinya keluar dari RSUD dan membayar uang parkir yang tarifnya tidak masuk akal. 

"Pertama, petugas parkir minta Rp 10 ribu rupiah, terus saya bilang baru 5 menit masa 10 ribu. Lalu ganti petugas minta Rp 5 ribu rupiah," ucapnya.

Lanjut WAN, karena ditagih uang parkir yang dirasa kemahalan dirinya meminta struck parkir, "Saya bilang mana strucknya, petugas bilang gak ada," ujarnya.

WAN menilai tarif parkir rumah sakit milik pemerintah tersebut, sangatlah mahal hampir setara dengan tarif tempat komersil. 

"Terlalu mahal untuk ukuran parkir rumah sakit. Ada yang sampai bayar uang parkir Rp 25 ribu, ada yang Rp 30 ribu, parah banget pokoknya.
 Saya amati hanya RSUD saja yang tarif nya ga beres," tambahnya.

Menurut WAN, jika dibandingkan dengan rumah sakit swasta di Karawang, masih jauh lebih murah dari pada tarif parkir RSUD. 

"RS Intan Barokah tarifnya Rp 2 ribu rupiah, RS Dewi Sri tarifnya Rp 2 ribu rupiah, bahkan RS Fikri Medika tarif parkirnya gratis," jelasnya.

Sementara itu, pihak Direksi RSUD Karawang belum berhasil di konfirmasi terkait temuan ini hingga berita ini dipublikasikan. (uya).

Related Articles