BBM Non Subsidi Naik Mendadak, Ini Komentar Sejumlah Warga Bogor

BOGOR - Kenaikan Bahan Bakar Khusus (BBK) atau BBM Non Subsidi jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite secara mendadak oleh PT. Pertamina (Persero), dikeluhkan sejumlah warga Kota Bogor.

Vento (30) warga Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor misalnya. Dia mengaku kaget saat mengisi BBM jenis pertamak di sebuah SPBU pada pukul 13.00 WIB. Ia bisa mengisi dengan harga Rp. 9.500 perliter, kali ini ia harus merogoh kocek sebesar Rp.10.400 per liter.

"Ya kaget aja, saya baru tahu naik siang tadi pas isi Pertamax. Sepertinya terlalu mendadak ya," kata Vento, kepada portaljabar.net, Rabu (10/10/2018).

Seharusnya, lanjut Vento, pihak Pertamina melakukan sosialisaai terlebih dahulu sebelum melakukan perubaham harga. Menurutnya, sekecil apapun terkait informasi khsusnya kenaikan harga BBM harus terlebih dahulu disosialisasikan kepada masyarakat.

"Alangkah baiknya kalau ada kenaikan, disosialisasikan dulu, karena BBM itu sekarang sudah jadi kebutuhan pokok juga," tuturnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Putra (38) warga Kedung Badak, Tanah Sareal, Kota Bogor. Meski yang mengalami kenaikan adalah BBM Non Subsidi, namun ada pihak-pihak pengguna BBM tersebut yang butuh soaialisasi.

"Memang sih kalau buat orang-orang kaya dan mobilnya mewah-mewah tidak jadi soal, tapi ada juga yang kelas menengah yang kendaraannya selalu menggunakan Pertamax," kata Putra.

Kenaikan BBM secara mendadak juga diakui pengawas SPBU 34-16102 di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor, Irawan. Ia menyebut memperoleh informasi kenaikan di grup Whatsapp SPBU.

"Dapat info dari grup whatsapp SPBU jam 11 siang naik, kita langsung ganti tottem (papan harga bensin). Agak kaget biasanya kenaikan jam 12 malam, jarang di siang hari seperti ini. Sebelumnya juga tidak ada pemberitahuan," ujarnya.

Namun begitu, pantauan portaljabar.net di sejumlah SPBU di Kota Bogor, tak terlihat adanya antrean kendaraan maupun pasokan BBM. Pengisian BBM di sejumlah SPBU tampak normal seperti biasa.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menyesuaikan harga BBM non-subsidi mulai pukul 11.00 WIB dan berlaku di seluruh Indonesia. (Her)


Berikut Jenis BBM Non Subsidi ya g mengalami kenaikan harga :

Pertamax mengalami kenaikan Rp 900, dari Rp 9.500 menjadi Rp 10.400

Pertamax Turbo mengalami kenaikan Rp 1550, dari Rp 10.700 menjadi Rp 12.250

Dexlite mengalami kenaikan Rp 1500 dari Rp 9000 menjadi Rp 10.500

Pertamina Dex mengalami kenaikan Rp 1350, dari Rp 10.500 menjadi Rp 11.850



 

Related Articles