Seleksi CPNS Agar Tidak Menimbulkan Spekulasi, Dewan Akan Undang BKPP

BANDUNG - Dari 12.000 pelamar seleksi Calon Pegawai Nege?i Sipil (ÇPNS), sekitar 2.500 pelamar tidak lolos verifikasi.

Hal itu, disampaikan Plh. Sekretaris Daerah Kota Bandung Evi S. Shaleha usai penandatanganan perjanjian kerja sama mengenai pembagian tugas penyediaan sarana dan prasarana seleksi CPNS tahun 2018, di Aula Barat Gedung Sate, Provinsi Jawa Barat, di Jalan Diponogoro, Bandung Rabu, (10/10/2018).

"Mudah-mudahan pelamar yang lolos verifikasi, sesuai dengan persyaratan yang diharapkan. Tentu kita ingin memperoleh tambahan CPNS yang berkualitas sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan sebagai bahan untuk Aparatur Sipil Negara, mimpuni,” ujar Evi.

Evi menuturkan, Pemkot Bandung siap menggelar seleksi CPNS tahun 2018. Sesuai dengan kesepakatan kerja sama yang sudah ditandatangani.

“Kita menerima pendaftaran sejak 26 September hingga 15 Oktober. Ini bagian dari kesiapan kita secara administratif maupun secara teknis dalam kaitannya dengan BKN,” ujar Evi.

Informasi seleksi penerimaan CPNS di kota Bandung, tahun 2018 ini, menjadi sorotan DPRD Kota Bandung. Rizqy Wijaya, anggota komisi A, mengaku, setelah mengamati dan mengkaji mekanisme seleksi CPNS, berkesimpulan perlu adanya rapat dengar pendapat (RDP) dengan mengundang Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung untuk mengetahui secara persis proses seleksi pelamar CPNS itu.

"Dalam waktu dekat ini akan saya koordinasikan  dengan  pimpinan komisi agar diatur jadwal yang pas untuk melakukan pertemuan itu," ujar Rizqy Wijaya, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (11/10/2018).

Rizqy menjelaskan, pemanggilan BKPP ini sekaligus menjawab pertanyaan yang berkembang di masyarakat termasuk yang menyampaikan langsung kepada dirinya terkait banyaknya pelamar seleksi CPNS yang tidak lolos verifikasi.

Menurut Rizqy, ini bertujuan agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat mengenai rencana penerimaan CPNS tersebut. Artinya sudah sampai sejauh mana perkembangannya.

Berapa usulan yang diajukan dan formasi apa saja dalam seleksi CPNS tersebut. Untuk persetujuannya merupaan ranah Pemerintah pusat.

Tetapi banyak juga masyarakat yang menanyakan kepada saya mengenai hal ini, sehingga RDP seperti nendesak untuk digelar, pungkas politisi Gerindra ini. (edi)

Related Articles