Ngaku Anggota BNN, Oknum Aktivis Terlibat Aksi Perampokan Di Karawang

KARAWANG - Polres Karawang bekuk 4 perampok bermodus sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN), yang mengasak uang dan barang sebuah gudang Bus di Interchange Karawang Barat.

Para pelaku, B.S ,26 tahun, warga Jatirasa timur RT 03 RW 09 Kelurahan Karangpawitan, Karawang Barat, Karawang.

A.Y.P 24 tahun, warga Jatirasa Timur Kelurahan Karangpawitan, Karawang Barat, Karawang.

L.T 25 tahun, pegawai honorer BNNK, warga Jatirasa Timur, Kelurahan Karangpawitan, Karawang Barat, Karawang

N.S Alias S.S u,21 tahun, warga Sadamalun RT 04 RW 22, Karawang Kulon, Karawang barat Karawang. Ia dikenal oleh warga sebagai aktivis yang lumayan kritis di Karawang.

Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya, mengatakan, pelaku melakukan pencurian dengan tindak kekerasan di sebuah gudang milik PT Sumber Berlian beralamat di jalan Interchange dekat tol Karawang Barat.

"Kejadian  Jumat 28 September 2018 sekitar jam 17.00 WIB," kata Kapolres, Selasa (16/10/2019).

Kronologis

Slamet memaparkan, pelaku berjumlah 5 orang mendatangi TKP dan mengancam karyawan. Mereka mengaku sebagai anggota BNN dan semena-mena menggeledah seisi ruangan gudang sambil membawa senjata api.

"Korban ditodong pelaku dan pelaku leluasa menggasak barang berupa HP, Tas, dan uang perusahaan sejumlah Rp 161 juta," ucapnya.

Ironisnya, satu diantara 5 pelaku memang tercatat sebagai pegawai honorer BNNK Karawang.

"Kami lakukan penyelidikan dan kelima pelaku berhasil diringkus," ucapnya.

Sejumlah barang bukti berupa kartu pengenal pegawai BNNK Karawang, dan kartu anggota BNN diduga palsu turut diamankan dari pelaku. Polisi juga mengamankan HP, dan sisa uang curian sebesar Rp 5.900.000.

"Pelaku dijerat pasal 365 KUHP, an ancaman hukuman 9 tahun penjara," tutup Slamet Waloya. (Tar)

Berita Terkait

Related News