Caleg Dicoret KPU, Bawaslu Persilahkan Parpol Ajukan Sengketa

PURWAKARTA-Bawaslu Kabupaten Purwakarta membuka pintu bagi parpol yang calegnya dicoret KPU untuk melakukan gugatan sengketa pemilu.

"Ada (ruang penyelesaian sengketa di Bawaslu-red)," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Purwakarta, Ujang Abidin, melalui pesan singkatnya, Kamis (18/10/2018).

Menurutnya, maksimal tiga hari kerja pascaputusan KPU dikeluarkan, parpol bisa mengajukan gugatan sengketa ke Bawaslu. Caranya, dengan mengisi formulir gugatan sengketa. Tidak lupa, pemohon juga harus melampirkan SK DCT KPU sebagai objek sengketanya.

"Datang saja ke kantor, tinggal ngisi formulir aduan sengketa, yang jadi pemohon ketua parpol, pemohon lampirkan fotocopy KTP, isi data termasuk kronologinya dan lampirkan SK atau BA Pencoretan dari KPU," saran Ujang.

Melalui sidang sengketa di Bawaslu, ujarnya, pemohon berkesempatan masuk kembali dalam DCT (Daftar Calon Tetap). Hal ini terjadi jika Bawaslu mengabulkan permohonan pemohon. Namun juga bisa sebaliknya, ditolak.

Diketahui, KPU Purwakarta melalui surat bernomor : 81/PL.01.4-Kpt/3214/KPU-kab/X/2018 tentang Perubahan SK nomor 77/PL.01.4-Kpt/3214/KPU-kab/IX/2018 Tentang Penetapan DCT DPRD Purwakarta Pemilu 2019 resmi mencoret dua orang caleg dari PKB dan Berkarya. Keduanya dianggap Tidak Memenuhi Syarat (TMS) lantaran tidak melampirkan surat keterangan bebas dari lapas dan tidak mengumumkan statusnya sebagai mantan narapidana kepada publik melalui media massa. (rhu).

Berita Terkait

Related News