Perbaiki Rutilahu Tanpa Izin, Kades Pasirjengkol Tuding Kades Margasari Berniat Merusak Nama Baiknya

KARAWANG-Niat baik Kepala Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur, Cecep, yang membantu merehab rumah tidak layak huni (rutilahu) milik Mak Sanah, warga Dusun Ciranggonraya RT 07/04, Desa Pasirjengkol, Kecamatan Majalaya, berbuntut panjang.

Diketahui bahwa letak Desa Margasari dan Desa Pasirjengkol tersebut bersebelahan. Namun berbuntut panjang, karena Cecep melakukan hal tersebut tanpa izin dari Kepala Desa Pasirjengkol, Inda Suhenda, yang murka atas tindakan rekan satu korpsnya. 

“Kades Cecep saya nilai ingin menjatuhkan nama baik saya dihadapan masyarakat. Karena hal ini, masyarakat bisa menilai saya tidak perduli pada warganya,” ujar Inda kepada Portaljabar.net, Sabtu (20/10/2018).

Menurut Inda, dirinya sebagai Kades bukan tidak memperhatikan warganya bernama Mak Sanah, tetapi sudah berupaya meminta bantuan kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Karawang untuk memperbaiki rumah tersebut.  

“Ini surat pengajuan rehab rumah Mak Sanah, sudah diajukan kepada DPRKP Karawang oleh Pemerintah Desa Pasirjengkol dengan surat pengajuan bernomor 648/4/DS/2018. Sudah diajukan oleh kami dan tinggal menunggu perbaikan oleh Dinas,” jelasnya.

Inda bukannya tidak berterimakasih kepada aksi Cecep, namun tindakan gegabah Cecep sudah melangkahi dirinya selaku Kepala Desa setempat. Menurut Inda, ulah Cecep sudah dianggap tidak memiliki etika dan sopan santun dalam hubungan antar sesama Kepala Desa. 

“Ini kan pelaksanaan rehab oleh Kades Cecep dilakukan tiba-tiba tanpa ada komunikasi dengan saya terlebih dahulu. Saya sebut Kades Cecep orang tidak sopan dan tidak beretika,” ucapnya.

Menurut Inda jika terjadi sebaliknya, dirinya membangunkan rutilahu warga Kades Cecep di Desa Margasari tanpa izin pastinya Kades Cecep merasa dipermalukan dan kesal.

“Kalau saya bangun rutilahu warganya Cecep tanpa izin, pasti kan Kades Cecep juga merasa malu dan kesal, saya harap Cecep tahu dirilah. Selain itu dia harus minta maaf ke saya,” tambahnya.

Sementara itu, Kades Cecep yang berjenggot ala orang arab ini belum bisa memberikan keterangan atas ulah yang sudah diperbuatnya di Desa orang lain. (Uya).

Berita Terkait

Related News