SBY Kritik Pemerintahan Jokowi Soal Ketersediaan BBM Jenis Premium

CIREBON - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut ketersediaan BBM premium semakin menurun. Nasib masyarakat kecil butuh perhatian serius karena premium adalah hak masyarakat.

Dalam pertemuan SBY dengan masyarakat yang berlangsung di Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, ia menyaranakan agar pemerintahan Jokowi menambah pasokan premium. 

“Premium di pemerintahan sekarang (Pak Jokowi.red) semakin berkurang dan harusnya ditambah (pasokan) premiumnya dan itu khusus untuk masyarakat kecil,” kata SBY.

SBY menyebutkan masyarakat susah mendapatkan BBM jenis premium tidak hanya di Kota Cirebon, tetapi hampir terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Meski harga premium, lanjut SBY memang sudah ada kesepakatan antara pemerintah dan DPR tidak naik, karena dapat subsidi. 

“Harapan rakyat, tolong pemerintah, Pak Jokowi dan Pertamina premium ada di tiap SPBU,” kata presiden ke 6 Indonesia ini saat menjawab pertanyaan salah satu warga di acara Giliran Rakyat Bicara .Kamis (1/11/2018).

SBY menyebutkan saat ia memimpin Indonesia dua periode, pasokan BBM jenis premium tersedia di setiap SPBU. Jika rakyat harus membeli BBM jenis pertalite dan pertamax, tentu sangat memberatkan rakyat karena harganya lebih mahal.

“Harga BBM (pertalite dan pertamax) dinaikkan, orang kaya mungkin tidak masalah, namun bagi rakyat pas-pasan hanya bisa beli premium ingin dapat premium ngantrenya panjang dan lama, karena premium terbatas dan kurang, sehingga harus ditambah," pungkasnya. (Jhn)


 

Berita Terkait

Related News