Ormas Gibas Bersama PT KLK, Laporkan PT Keihin Indonesia

KARAWANG - PT KLK (Kaintai Logam Kencana) segera melakukan langkah hukum, melaporkan PT Keihin Indonesia ke Polresta Bekasi.  Pelaporan tersebut dilakukan, sebagai buntut pengangkatan sepihak limbah PT Keihin Indonesia oleh pihak ke tiga, tanpa sepengetahuan PT KLK.  Padahal PT KLK mengklaim, masih mempunyai hak atas limbah PT Keihin Indonesia, sesuai perjanjian yang telah disepakati 2 tahun yang lalu.

Melalui Kuasa Hukumnya, Kisworo SH, PT KLK mengambil sikap tegas atas perbuatan yang dilakukan PT Keihin Indonesia terhadap PT KLK. Dikatakannya PT KLK akan menempuh upaya jalur hukum, karena dinilai telah sepihak melakukan pemutusan hubungan kerja. 

"Kami akan segera lakukan gugatan hukum dengan melaporkan perbuatan PT Keihin Indonesia ke Polresta Bekasi," tegas Kisworo SH, Minggu (21/10/2018)

Dia menjelaskan, dalam perjanjian 2 tahun yang lalu sampai sekarang, pihaknya sudah memberikan deposit sebagai jaminan. Sehingga tatkala  invoice tagihan terhambat, maka deposit tersebut bisa diambil untuk digunakan sebagai pembayaran.  Dengan masih adanya deposit tersebut, jelas menurutnya pihak PT KLK, masih mempunyai hak atas limbah tersebut.

"Terkait pengambilan limbah oleh pihak ke 3 tanpa sepengetahuan kami, kami menduga adanya unsur pidana, ketika deposit masih ada, kami masih punya hak atas limbah tersebut," imbuhnya.

Sementara itu, Hari Kristiawan Amd, sebagai Waka 1, Bidang OKK DPP Gibas Cinta Damai, menyatakan dukungannya terhadap langkah hukum yang akan dilakukan PT KLK.  Pasalnya dia menganggap PT Keihin Indonesia, tidak sadar terhadap perbuatannya, yang dengan seenaknya mengangkat limbah tanpa sepengetahuan PT KLK.  

"Kita sangat kecewa terhadap PT Keihin Indonesi yang telah melakukan wanprestasi terhadap PT KLK dan Gibas Cinta Damai, mereka tidak sadar terhadap apa yg mereka lakukan, langkah hukum merupakan langkah terbaik menurut saya," katanya.

Selain bentuk dukungan terhadap PT KLK untuk menempuh jalur  hukum, pihaknya juga akan menuntut dengan cara sendiri.  Menurutnya, cara Gibas perlu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan, karena PT Keihin Indonesia tidak menghargai Gibas sebagai bagian warga masyarakat bekasi.

"Jalan Gibas akan kita lakukan, karena mereka tidak menghargai kami sebagai bagian masyarakat Bekasi," tegasnya.

Seperti diketahui, Kisruh di Kawasan MM2100 Bekasi antara  Ormas Gibas dengan PT KEIHIN INDONESIA, berkepanjangan membuat gaduh dan khawatir akan mengganggu kondusifitas Bekasi.  Ormas GIBAS sendiri sudah empat kali turun mendemo PT Keihin Indonesia, sebagai bentuk kekecewaan terhadap perbuatan perusahaan tersebut.  Bahkan Gibas sendiri sudah menurunkan massa lebih banyak, dari beberapa daerah yang berada di wilayah Jawa barat 18  Oktober 2018 lalu.

"Jika PT Keihin Indonesia tidak juga memberi jawaban kesepakatan, untuk melanjutkan kerjasama dengan PT. (KLK) KAINTAI LOGAM KENCANA milik putra Bekasi yang mempekerjakan hampir keseluruhan putra daerah Bekasi. Ini bakal mencederai kesepakatan yang telah di buat, antara PT Keihin dengan PT KLK.  Maka Gibas, bakal menurunkan massa lebih banyak lagi dari yang sudah-sudah," pungkasnya. (Wandi)

Berita Terkait

Related News