Teater Gabung Ikut Terlibat 'Mendadak Ngamen' Galang Dana Bantu SDN Kutanagara II

KARAWANG - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Gabung Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) terlibat dalam kegiatan penggalangan dana untuk membangun bangunan kelas jauh SDN Kutanagara II, yang sebelumnya roboh diterjang angin, kemarin.

Dalam kegiatan bertemakan "Mendadak Ngamen", Teater Gabung Unsika bersama puluhan komunitas lain mereka menggelar konser musik jalanan, teatrikal, deklamasi puisi, dan melelang hasil karya komunitas kepada warga yang melintas di Taman I Love Karawang. Sejumlah karya seperti sepatu lukis, lukisan, buku, sablon baju, dan aksesoris.


"Ini bagian dari pelaksanaan visi misi kami," ucap Faizol Yuhri, Anggota Luar Biasa (ALB) Teater Gabung Unsika yang hadir dalam kegiatan.


Teater Gabung membawakan lima penampilan. Pertama, deklamasi puisi Sajak Sebatang Lisong-nya WS Rendra oleh Faizol Yuhri. "Ini sajak yang sangat menggambarkan kondisi pendidikan kita hari ini," kata Faizol Yuhri.

Penampilan kedua dan ketiga adalah deklamasi puisi diiringi musik oleh Angkatan 19 dan 20 Teater Gabung Unsika. Mereka membawakan puisi Selamat Pagi Indonesia dan Pesan Sang Ibu.
Penampilan keempat digawangi oleh Muhammad Ridwan, Dadang, dan Briliando Simarmata dari Teater Gabung. Mereka membawakan Seperti Rahim Ibu-nya Efek Rumah Kaca, dan Sebelah Mata-nya Efek Rumah Kaca.

Penampilan Teater Gabung ditutup oleh musikalisasi puisi oleh Shahal Rizky. Ia membawakan Derita Sudah Naik Seleher-nya Wiji Tukul dan Paman Doblang-nya Rendra.

Sementara itu di tempat terpisah, panitia penggalangan dana menyampaikan, gerakan penggalangan dana untuk pembangunan ruang kelas SDN Kutanagara II kelas jauh itu, muncul karena rasa prihatin dari komunitas pemuda di Karawang terhadap dunia pendidikan.

"Dari hasil donasi yang kita kumpulkan yakni Rp 6.880.200," kata koordinator penggalangan dana, Arizal Zaelani, Selasa (6/11).

"Pemerintah tidak bisa perbaiki bangunan gedung kelas, dengan alasan lokasi lahan Perhutani. Kalau tidak bisa oleh pemerintah, biar komunitas yang bergerak untuk mengumpulkan dana," katanya.
Dalam penggalangan dana itu, sedikitnya 20 komunitas di Karawang turut terlibat. Di antaranya UKM Teater Gabung Unsika, Relawan Peduli Pendidikan, Social Community, Semesta Literasi, Musik Taman, Perpustakaan Jalanan dan berbagai komunitas kreatif di Karawang.

"Rencananya donasi ini akan kami serahkan langsung dengan pihak sekolah di sana," katanya. (ega)

Berita Terkait

Related News