Terjadi Pergeseran Tanah, Puluhan Rumah Di Desa Ciwaring Alami Keretakan

CIREBON-Diduga terdampak abrasi aliran sungai, puluhan rumah di Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, mengalami retak-retak dan tergerus air sungai.

Pantauan Portaljabar.net dilokasi, tampak terlihat sejumlah rumah milik warga mengalami keretakan, bahkan terdapat rumah yang hampir rubuh yang diakibatkan adanya pergeseran tanah dilokasi sekitar. 

Menurut keterangan Kuwu Desa Ciwaringin, endang Eka wati, mengatakan, bahwa abrasi dari arus Sungai Ciwaringin ini terjadi sejak 4 tahun lalu, dan sudah terdapat tiga rumah yang ambles.

"Sudah ada tiga rumah yang ambles, dan saat ini ada satu rumah kondisinya terlihat memprihatinkan. Sekitar 95% ambles akibat kena abrasi sungai ciwaringin itu," katanya saat dimintai keterangan, Senin (12/11/2018).

Pada tahun 2016 silam, lanjut Kuwu Ciwaringin, pihaknya sudah mengajukan proposal ke PSDA. Dari pihak PSDA pun sudah meninjau lokasi yang terdampak abrasi sungai itu.

"Kita sudah mengajukan bahkan dari tahun 2016 silam, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya hingga kembali rumah warga terdampak dari abrasi itu," tuturnya. 

Kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon, dirinya sangat berharap untuk segera merelokasikan sungai tersebut agar tidak semakin banyak rumah terdampak abrasi sungai. Karena menurutnya, saat ini sudah masuk musim hujan, dikhawatirkan jika banjir bandang akan menggerus badan jalan utama Cirebon - Bandung, dan rumah warga sekitar.

"Kami sangat berharap, karena dampaknya bukan rumah warga saja melainkan abras itu menimbulkan tanah bergerak hingga ke Badan jalan utama Cirebon - Bandung. Yang dikhawatirkan terputusnya jalan utama itu, karena sebelumnya dari badan jalan dataran tanah ke sungai masih ada 10 meter tanah yang kuat, namun saat ini sudah menyisakan satu meter dari sungai ke badan jalan utama," pungkasnya. (abr).

Tags:

Berita Terkait

Related News