Ayah Kandung Di Garut Tega Pelintir Tangan Anaknya Hingga Patah

GARUT - AS (33) Seorang ayah asal Garut dengan cara sadis mematahkan lengan anaknya yang baru berusia 10 bulan. Aksi itu terjadi lantaran AS cekcok dengan istrinya CS (27).

Aksi keji AS berlangsung Selasa (22/01) lalu. Malam hari saat itu, AS pulang ke rumahnya di kawasan Kampung Kaum Lebak, Kecamatan Garut Kota, dalam keadaan mabuk.

Setibanya di rumah, AS yang oleng itu mengajak CS untuk pulang ke rumah orang tua AS. Namun CS menolaknya.

“Saat terlibat cekcok, terjadi perebutan anak. CS mempertahankan anaknya AS merebutnya ,” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna saay press release di Mapolres, Jalan Sudirman, Karangpawitan.

Saat itu sang anak berhasil direbut AS. AS sempat mendekap sang anak namun kembali direbut CS. Entah setan apa yang merasuki AS, ia malah mematahkan tangan sang anak.

“Tangan sebelah kiri dengan cara dipelintirkan hingga patah,” katanya.

Akibatnya tulang tangan sebelah kiri sang anak patah. Saat itu, sang ibu kemudian membawa bayinya ke puskesmas setempat. Beruntung sang bayi bisa terselamatkan.

Sementara AS langsung disergap tim Resmob Polres Garut keesokan harinya di kediaman orang tua AS di Kampung Patrol, Tarogong Kidul, setelah CS melaporkan kejadian tersebut ke Polres Garut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya AS kini mendekam di sel tahanan Polres Garut.

“Kami jerat pasal 44 Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Budi. (ega)

 

Sumber : poros garut 

Tags:

Berita Terkait

Related News