Perampok Spesialis Nasabah Bank Dengan Modus Gembos Ban Diringkus Polisi

PURWAKARTA-Dua pelaku perampok spesialis nasabah bank yang disinyalir merupakan sindikat yang kerap beroperasi antar wilayah di Jawa Barat (Jabar) diringkus Sat Reskrim Polres Purwakarta. 

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius, mengatakan, sebelum memangsa korbannya, para pelaku terlebih dahulu gembos ban kendaraan korban demi melancarkan aksinya.

"Penangkapan para pelaku pencurian dengan pemberatan ini berawal dari adanya laporan masyarakat pada 27 dan 28 Februari kemarin," kata Matrius saat menggelar press rilis di halaman Mako Polres Purwakarta, Rabu (20/3/2019). 

Ia menjelaskan, saat itu ada dua pelapor yang mengalami kejadian pencuriaan saat pulang dari Bank. Korban pertama atas nama Adi Supriyadi yang mengalami tindak pencurian di sekitar Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur. Serta Wahyu Tahmim dengan lokasi kejadian di Desa/Kecamatan Bojong. 

"Saat itu, kedua korban baru selesai mengambil uang dari bank. Korban Adi saat itu menyimpan uang tunai yang baru diambilnya sebesar Rp60 juta di dalam mobil. Sedangkan, korban Wahyu Rp30 juta," jelas Kapolres. 

Namun, saat di perjalanan, lanjut Matrius, ada dua kendaraan roda dua yang terlihat mengikutinya dari belakang. Tak lama dari itu, ban mobil keduanya mengalami bocor (gembos). 

"Saat menepi untuk melihat kondisi ban kendaraannya, mereka melihat sebuah benda keras menyerupai paku tertancap di ban. Kemudian, dua orang dicurigai mengikuti mereka dari awal langsung menggasak barang bawaan mereka yang ada di dalam mobil tersebut. Pelaku, kemudian melarikan diri," ujarnya. 

Saat itu, para korban tak bisa berbuat banyak. Apalagi, pelaku yang menggunakan sepeda motor langsung melaju dengan kencang. Kedua korban, lantas melaporkan kejadian ini ke polisi. 

"Setelah melalukan pengembangan, kami berhasil menangkap pelakunya. Dari komplotan ini, yang sudah ditangkap dua pelaku. Empat orang di antaranya masih buron," ujar Matrius.

Matrius menambahkan, dua pelaku ini berhasil ditangkap di kontrakannya, yakni sekitar Cibabat, Kota Cimahi. Adapun kedua pelaku inisial DI (27) dan EDS (21). Keduanya, merupakan warga Desa Kepala Purut, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lembong, Bengkulu. 

"Dari dua pelaku ini, satu diantaranya terpaksa harus dihadiahi timah panas polisi. Sebab, pelaku sempat mencoba melawan petigas saat akan ditangkap. Sendangkan, untuk empat pelaku lain masih diburu," paparnya. 

Lebih jauh Matrius menjelaskan, dari tangan pelaku, jajarannya juga turut mengamankan barang bukti uang hasil rampasan, sebuah laptop, kikir batang berikut besi rangka payung yang sudah diruncingkan menyerupai paku, serta dua unit sepeda motor yang jadi kendaraan pelaku untuk menjalankan operasinya. 

"Kedua pelaku dijerat Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan acaman hukuman kurungan 7 tahun penjara. Keduanya sudah ditahan di ruang tahanan Polres," tutupnya. (rhu). 
 

Tags:

Berita Terkait

Related News