Arab Saudi Tambah Kuota Haji Untuk Indonesia, Emil : Jumlah Jemaah Jabar Terbanyak

PORTALJABAR.NET-Bagi Masyarakat Indonesia yang akan menunaikan Ibadah Haji, kini dapat berbangga dan rasanya takperlu menunggu antrian lama. Pasalnya, setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud di Arab Saudi, beberapa waktu lalu disepakati kuota haji untuk Indonesia ditambah. 

Selain itu, hasil dari pertemuan itu tersebut juga terjalin kesepakatan bidang ekonomi, pariwisata dan energi. 

Sebelumnya diberitakan, momen yang sangat penting dalam pertemuan tersebut adalah disepakatinya penambahan kuota haji bagi warga Indonesia sebanyak 10.000 jemaah. Indonesia-Arab Saudi menyepakati mekanisme konsultasi tingkat pemimpin dan melakukan pertemuan satu tahun sekali. 

"Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasi dari seluruh masyarakat Indonesia atas diberikannya kuota tambahan kembali sebesar 10.000 bagi jemaah haji Indonesia," terang Bey Machmudin, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, dalam keterangannya, Senin (15/4/2019) kemarin.

Sementara, sebelumnya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, manyampaikan kuota haji 2019 di Jabar sebanyak 8.852 jemaah. Bahkan jumlah tersebut merupakan terbanyak se-Indonesia.

"Tahun ini (2019.red) Jabar, punya kuota haji 8.852 orang dan merupakan yang terbesar se-Indonesia. Namun jumlah pendaftar haji mencapai 592.730 orang," ungkap Emil, usai menutup Pembekalan Terintegrasi Petugas Haji Kloter dan Ketua Rombongan Jemaah Haji Jabar tahun 1440 H/ 2019 M, di Gedung Embarkasi Haji, Kota Bekasi, Sabtu (13/4/2019) lalu.

Dikatakannya, dari jumlah pendaftar dan yang diberangkatkan tahun ini terdapat selisih sebesar 553.878 orang. Artinya, jumlah tersebut masuk dalam daftar tunggu keberangkatan. Dan mereka (calon jemaah) terpaksa harus menunggu untuk diberangkatkan hingga 20 tahun lamanya.

"Keberangkatan jemaah haji tahun ini, rencananya akan dipimpin Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum," pungkas Ridwan Kamil. (*/ron/hms).

Tags:

Berita Terkait

Related News