Hasil Hitung Cepat KPU Melejit Jokowi Menangi Sementara Dan Nilai IHSG Naik Ke 6.584

NASIONAL - Hasil penghitungan cepat atau quick count sementara dari mayoritas lembaga survei mengunggulkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Hasil itu disebut-sebut memberikan dampak ke pergerakan nilai tukar Rupiah.

Pada saat penghitungan quick count kemarin dibarengi juga dengan mata uang garuda mengalami penguatan. Bahkan dolar AS sudah tinggalkan level Rp 14.000-an.

Kondisi ini hampir mirip dengan Pilpres 2014. Saat itu Jokowi-JK menang, kemudian memberikan dampak positif termasuk ke pergerakan nilai tukar rupiah.

Lalu apakah fenomena yang dulu disebut Jokowi Effect itu akan terulang lagi?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pagi ini. IHSG dibuka menguat hingga 87,303 poin ke 6.568. Positifnya IHSG ini terjadi setelah kegiatan pemungutan suara pada Pemilu kemarin.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini keluar dari level Rp 14.000. The Greenback berada di level Rp 13.995.

Pada perdagangan pre opening, IHSG naik 87,303 poin atau 1,35% ke 6.568. Indeks LQ45 naik 21,265 poin atau 2,08% ke 1.045,207

Membuka perdagangan Kamis (18/4/2019), IHSG masih menguat 103,444 poin (1,60%) ke 6.584,986. Indeks LQ45 naik 23,202 poin (2,27%) ke 1.047,144.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG terus melejit dengan naik 129,587 poin (2%) ke 6.611,129. Indeks LQ45 naik 29,340 poin (2,87%) ke 1.053,282.

Pemilu 2019 memang diyakini memiliki pengaruh terhadap pergerakan nilai tukar rupiah maupun IHSG. Dalam proses pemungutan suara Pemilu kemarin, Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) unggul dalam hitung cepat atau quick count sementara.

IHSG diperkirakan akan rally hari ini karena hasil tersebut. Perkiraan pilihan utama untuk memonetisasi reli pasca pemilu adalah RALS, ACES, BBNI, BBRI, PTPP, dan WIKA.

Sementara itu bursa saham Wall Street pada perdagangan semalam (15/04) kompak ditutup dalam teritori negatif dengan melemah tipis , dimana Dow Jones turun 0.11%, S&P 500 melemah 0.06% dan Nasdaq negatif 0.10%. 

Minimnya pergerakan tersebut masih cenderung terpengaruhi oleh rilisnya laporan keuangan emiten perbankan kuartal I 2019 yang masih dibawah perkiraan.

Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakannya :

Indeks Nikkei 225 turun 105,551 poin ke posisi 22.172
Indeks Hang Seng turun 187,439 poin ke level 29.937
Indeks Komposit Shanghai turun 20,6 poin ke level 3.242
Indeks Strait Times menguat 0,2 poin ke 3.348 (red/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News