Kapolda Jabar Berikan Santunan Bagi Anggota Polri Yang Meninggal Saat Amankan Pemilu 2019

CIREBON-Kapolda Jawa Barat, Irjen. Pol. Agung Budi Maryoto, berikan santunan dan penghargaan terhadap keluarga almarhum Brigpol Mashudi, yang merupakan anggota Polres Indramayu yang gugur dalam bertugas amankan Pemilu 2019.

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk aspresiasi dan sekaligus ucapan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum yang telah bersinergi dalam mengamankan jalannya pesta demokrasi di Jawa Barat.

“Saya sebagai Kapolda Jawa Barat ucapkan duka-cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum yang telah berjuang mengabdi pada negara hingga akhir hayatnya," ucapnya usai pemberian penghargaan di ruang Aula Polres Cirebon Kota, Rabu (24/4/2019).

Menurutnya, pemberian penghargaan kepada dua personil Polri yang gugur ini, semoga menjadi contoh untuk Bhayangkara lainnya dalam mengemban tugasnya.

“Semoga ini menjadi contoh Bhayangkara yang lain, untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya," katanya.

Ditanya terkait evaluasi dari jajaran Polri sendiri, menurutnya hal ini harus menjadi bahan evaluasi, evaluasi dalam aspek keselamatan. Ia pun memerintahkan seluruh Kapolres di jajaran Polda Jabar memperdayakan urusan kesehatan (Urkes), untuk membantu petugas di setiap PPK yang ada di kota maupun kabupaten.

“Masing-masing Polres di Polda Jabar harus memperdayakan urkes untuk memberikan bantuan kepada petugas di setiap PPK agar pada saat menjalani tugasnya dapat berjalan dengan baik,“ jelasnya.

Dari laporan yang diterima, lanjut Agung, sementara ini anggota Polri se-Indonesia yang gugur dalam menjalankan tugasnya sebanyak 15 orang. Untuk diwilayah Jawa Barat sendiri terdapat dua anggota Polri, sedangkan petugas KPPS di Provinsi Jawa Barat sebanyak 38 orang yang meninggal dunia.

”Seluruh anggota yang meninggal 15 orang mendapat penghargaan kenaikan pangkat 1 tingkat lebih tinggi dari Pak Kapolri," ungkapnya. 

Disinggung pendidikan anak dari anggota Polri yang gugur, dirinya berjanji akan mengurus semua hak-hak keluarga almarhum. Bahkan pendidikan anak-anaknya juga akan ditanggung hingga Sekolah menengah keatas (SMA).

“Insya Allah ini kewajiban saya, saya akan harus mengrus hak-hak keluarga almarhum, pendidikan anaknya akan saya bantu semaksimal mungkin," pungkasnya. (abr).

Tags:

Berita Terkait

Related News