Bawaslu Jabar Kabulkan Gugatan PKS, KPUD Kabupaten Bekasi Diputus Bersalah

PORTALJABAR.net - Bawaslu Jawa Barat memutuskan, KPUD Kabupaten Bekasi telah terbukti bersalah secara administratif dalam prosedur penyelenggaraan rekapitulasi suara Desa Jatimulya dan PPK Tambun Selatan.

Putusan Bawaslu ini akan menjadi bukti kuat bagi PKS agar KPU-RI dapat melakukan penghitungan suara ulang DPR-RI di Desa Jatimulya Kecamatan Tambun Selatan - Kab. Bekasi. 

Budi Purwanto selaku pelapor dari PKS Kabupaten Bekasi berharap, pembetulan perolehan suara bisa dilakukan sesegera mungkin sehingga perolehan suara Partai Nasdem dapat dikoreksi dan dikembalikan ke angka 1.430 dan bukan 7.525 suara.

"Dengan pembetulan tersebut, nantinya KPU dapat menetapkan kursi ke-10 DPR Dapil Jabar 7 kepada PKS,"tegasnya.

Sidang Pembacaan Keputusan Bawaslu Jawa Barat berlangsung pada Rabu, 15 Mei 2019. Dalam kesempatan itu hadir KPUD Kabupaten Bekasi sebagai terlapor dan Bawaslu Kabupaten Bekasi sebagai pihak terkait.

Budi menambahkan, pihaknya akan meneruskan hasil keputusan Bawaslu Jawa Barat ke KPU Pusat.

"Besok akan langsung kami antar ke Jakarta," katanya sambil meninggalkan gedung Bawaslu Jabar.

Sementara itu ditempat terpisah, salah seorang tokoh PKS, Asep Irawan Syafei yg biasa dikenal Kang Ais menyatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan tim pengacara yg sedang mengkaji adanya unsur2 pidana dalam kasus dugaan penggelembungan suara diwilayah Bekasi tersebut.

"Kita bersama tim pengacara sudah menemukan indikasi adanya tindakan pidana dalam pemilu yang modusnya mirip dengan kasus PPK Ulu Talo, Seluma, Bengkulu. Yang akhirnya ditangkap polisi karena diduga melakukan tindak pidana pemilu.  Insha Alloh, kasus inipun akan segera kita seret keranah pidana..!," tegasnya.

Kang Ais juga menambahkan bahwa pihaknya bersama para kader & relawan akan all out mengawal kasus ini sampai tuntas.

"Bila perlu kita akan kerahkan ribuan kader & relawan untuk mengepung KPUD Bekasi," pungkasnya.(red)

Tags:

Berita Terkait

Related News