Dua Pelaku Pungli UNBK Di Purwakarta Dibekuk Satgas Saber Pungli

PURWAKARTA-Setelah dibekuk tim Satgas Saber Pungli Polda Jabar, dua pelaku pungli UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) di Purwakarta menjalani pemeriksaan dari pukul 09.00 s/d 15.00 WIB, Jumat (17/5/2019). 

Dua pelaku yang berhasil dibekuk adalah mantan Kepala Sekolah SMPN 2 Plered berinisial YR yang sekarang menjadi Kepala Sekolah SMPN 3 Pasawahan dan Ketua Komite Sekolah SMPN 2 Plered berinisial SDR yang juga anggota Polsek Plered berpangkat Aipda.

Usai dibekuk dan diperiksa, keduanya diangkut ke Mapolres Purwakarta untuk menjalani proses lebih lanjut.

Koordinator Satgas Saber Pungli Polda Jabar, AKBP Basman Saleh, mengatakan, keduanya terbukti melakukan pungli dengan memungut biaya kepada orangtua siswa dengan besaran Rp 700 ribu/siswa. Hal tersebut, dengan dalih untuk pengadaan persiapan UNBK berupa pembelian perlengkapan komputer.

Selain memungut uang dengan alasan UNBK, YR yang kini menjabat Kepsek SMPN 3 Pesawahan dan Ketua Komite diduga bekerjasama memungut biaya perpisahan. Setiap siswa dipungli sebesar Rp 300 ribu dan memotong bantuan siswa miskin sebesar Rp 50 ribu per siswa.

Basman katakan, berdasarkan keterangan keduanya, uang pungutan UNBK sebesar Rp 128 juta sudah digunakan membeli komputer sebesar Rp 126 juta.

”Uang yang ada tinggal dua juta. Sisa dua juta ini kita jadikan barang bukti,” ujar Basman.

Namun berdasarkan fakta yang ada, uang sebesar Rp 126 juta hanya dibelikan sebanyak 6 unit komputer. Sementara, sisanya tidak jelas peruntukannya.

Sementara itu, SDR Ketua Komite yang juga anggota Polri ketika dimintai keterangan mengaku bahwa uang pungutan dari orangtua siswa uang yang terkumpul sudah dibelikan perlengkapan komputer sebanyak 13 unit. (uya).

Tags:

Berita Terkait

Related News