Kelahiran Anak Tapir Tambah Koleksi Kebun Binatang Bandung

BANDUNG- Kebun Binatang Bandung (KBB) memiliki keluarga baru dengan kelahiran seekor bayi tapir (tapirus indicus) yang tergolong langka lantaran terancam punah. Tapir berjenis kelamin jantan lahir dengan kondisinya sehat.

Bayi tapir bercorak hitam putih itu lahir dari pasangan Willy dengan Novi pada tanggal 28 April 2019 lalu. Setelah hampir 400 hari mengandung, Tapir Novi melahirkan di KBB.

"Bayi tapir ini diberi nama Bona. Bona merupakan anak ke tujuh dari pasangan tapir Willy dan Novi," kata Pengurus Tapir Kebun Binatang Bandung, Narman kepada wartawan, Minggu(19/5).

Dengan kelahiran Bona, kini jumlah tapir yang menghuni KBB otomatis bertambah. Total, saat ini KBB memiliki sembilan ekor tapir. Untuk perawatan, pihaknya membiarkan bayi tapir itu dirawat secara alami oleh induknya.

Perhatian KBB saat ini justru lebih banyak dilakukan untuk menjaga kesehatan induk tapir agar bisa merawat anaknya dengan baik.

"Kami intens menjaga kesehatan dan perawatan induknya," ungkapnya.

Tapir memiliki masa mengandung sekitar 13 bulan. Tapir sudah bisa bereproduksi sejak usia tiga tahun. Rata-rata, seekor tapir betina bisa melahirkan satu anak dalam kurun satu hingga dua tahun dengan musim kawin pada April sampai Juni.

Rencananya, pihak KBB akan melakukan pertukaran satwa dengan kebun binatang lain di tanah air yang memiliki satwa sejenis untuk dikawinkan. Harapannya, hewan yang terbilang langka ini akan semakin bertambah jumlahnya. (nie/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News