Miris, Tingkat Kesadaran ASN Pemda Cirebon Dalam Membayar Zakat Masih Rendah

CIREBON,- Tingkat partisipasi zakat profesi dilingkungan pemerintahan Kabupaten Cirebon masih terbilang rendah.
Hal tersebut diungkapkan Abdul Rifa'i selaku kepala pelaksana Baznas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cirebon.

"kesadaran dari ASN di pemerintahan Kabupaten Cirebon masih dianggap rendah, "katanya. Selasa (11/06/2019)

Dijelaskan Abdul Rifa'i untuk respon PNS dibeberapa dinas masih minim dalam membayar zakat profesi. 

"Untuk tahun lalu zakat profesi dapat kita himpun sebesar Rp. 2.258.792.812, dan itu masih kita anggap minim dari target yang sudah ditentukan sebelumnya,"katanya.

Dipaparkannya, untuk ASN yang memiliki penghasilan sebesar 4 juta diwajibkan membayar zakat profesi 2,5% maka jika dinominakan sekitar 55 ribu. Maka, dengan jumlah ASN dilingkungan pemerintahan Kabupaten Cirebon sebanyak 13 ribu di targetkan sebesar 10 milyar.

"Sejauh ini untuk zakat profesi yang disetorkan baru 20%, "katanya.

Menurutnya sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 65 tahun 2017 tentang pengelolaan zakat profesi, infak dan sedekah bagi aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah Kabupaten Cirebon memerintahkan seluruh ASN untuk membayar zakat profesi. Namun, dari total 33 Dinas baru 30 Dinas yang menyetorkan zakat profesi. 

"Yang belum memberikan zakat profesi yakni Dinas perempuan dan KB, Disbudparpor. Terus dari 40 Kecamatan baru 10 kecamatan yang menyetor, sejauh ini baru 30 dinas yang kerap memberikan zakat profesi, "katanya.

Lanjut dia, untuk anggota DPRD pun hingga saat ini belum memberikan zakat profesi.

"kami berharap, untuk seluruh ASN dapat memberikan zakat profesi untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon," harapnya. (abr)

Tags:

Berita Terkait

Related News