Tabungan Artha Perumahan
Kabar OTT Ketua Karang Taruna Karawang Hoax

Ega
2017-11-14 17:43:42
487

KARAWANG- Kabar adanya operasi tangkap tangan (OTT) Penyalahgunaan Narkoba oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang, Oma Miharja ternyata tidak benar alias hoax. Kabar ini sebelumnya beredar di sebuah grup whats app kalangan wartawan yang biasa tugas di Karawang.

Kabar tersebut pertama kali ditulis oleh salah satu jurnalis televisi nasional, Hendrik Morison yang kemudian disusul oleh komentar jurnalis lain di grup tersebut, salah satunya Ega.

Atas informasi hoax tersebut, Tim Advokasi Karang Taruna Kabupaten Karawang kemudian memberikan teguran atau somasi kepada wartawan tersebut. Hal itu kata Hamid, SH.,MH. (selaku kuasa hukum H. Oma Miharja Rizki, SH) terkait dugaan pelanggaran UU Nomor 11 tahun 2008 tentang transaksi elektronik.

"Atas informasi salah itu, klien kami (Oma Miharja) merasa dicemarkan nama baiknya dan oleh sebab itu sebagai warga negara Indonesia menggunakan hak konstitusinya. Melalui kami sebagi kuasa hukum sebelum melangkah ke jalur kepolisian maka dari itu kami menyampaikan somasi kepada terduga pencemaran nama baik di media sosial. Setelah kami panggil kemudian, para penyebar berita hoax itu sudah menyampaikan permohonan maaf, maka H. Oma Miharja pun dengan kebijaksanaannya menerima permohonan maaf tersebut, dengan harapan hal tersebut tidak terulang dikemudian hari baik pada dirinya maupun orang lain.

Lebih jauh Hamid menyampaikan bahwa langkah ini merupakan hal yang tidak bertentangan dengan asas hukum pidana saat ini.

"Karena hari ini paradigma hukum pidana terhadap setiap kasus tidak harus diselesaikan melalui jalur pengadilan. Terlebih kita sebagai orang timur yang selalu mengedepankan prisnsip musyawarah mufakat," katanya.

Kuasa Hukum Karang Taruna Karawang, Yaya Taryana, SH. Selalu ketua Advokasi Karang Taruna Karawang juga mengungkapkan hal yang sama. Yaya berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

"Mudah-mudahan kami, khususnya H.Oma sebgai ketua organisasi dengan wartawan bisa bersinergis untuk bisa mengawal kemajuan Karawang khususnya di bidang sosial," ujarnya.

Sementara itu, Hendrik Morison berharap masalah ini tidak terulang di kemudian hari. Secara pribadi, Hendrik menuturkan maaf atas informasi hoax tersebut.

Top Coffe
loading...