Tabungan Artha Perumahan
Pantesan Langka.. Ternyata Ada Pangkalan Nakal Jual Gas Melon Keluar Karawang

2017-12-06 13:30:12
681

KARAWANG- Kelangkaan gas elpiji bersubsidi yang membuat warga Kecamatan Banyusari, Karawang, kesulitan gas melon 3 kilogram sudah terjadi sejak beberapa satu pekan terakhir. Selain harga eceran naik tinggi, juga sulitnya mendapatkan barang bersubsidi tersebut.

Seorang Ibu Rumah Tangga, Diah (43) mengatakan, untuk mendapatkan gas subsidi 3 kilogram dalam beberpa hari  terakhir sulit didapatkan karena ulah agen nakal yang menjual gas melon ke luar kabupaten.

"Sulitnya mendapatkan gas bersubsidi untuk rakyat kecil karena ulah pangkalan menjual ke agen yang berada di luar Kabupaten Karawang," katanya. 

Dari pengaduan warga, diketahui terdapat pangkalan dan agen yang menjual gas elpiji ukuran 3 kilogram ke pengecer yang menggunakan sepeda motor berasal dari luar Karawang.

Penjualan elpiji 3 kilogram ke pengecer itu dilakukan dalam jumlah yang cukup banyak. Atas kondisi itu, masyarakat tidak bisa langsung mendapatkan elpiji bersubsidi saat membeli ke agen atau pangkalan.

"Gas elpiji 3 kilogram yang dijual di pangkalan dan agen, kebanyakan dijual oleh pengecer dari daerah luar Karawang. Jadi di Wilayah Banyusari sendiri terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram," kata Diah.

Ia mengaku telah melihat secara langsung terkait dengan penjualan gas elpiji 3 kilogram kepada agen diluar kabupaten dengan menggunakan kendaraan gerobak dengan isi lebih banyak. Atas hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kabuapten Karawang segera bersikap dan bertindak atas kejadian tersebut.

"Ada agen yang menjual gas 3 kilogram pada agen yang berada di luar kabupaten dengan menggunakan cator gerobak," jelasnya.

Masyarakat  meminta Bupati atau yang berwenang menginstruksikan agar para kepala desa/lurah beserta jajarannya mengawasi pangkalan dan agen gas elpiji yang "nakal" menyusul terjadinya kelangkaan elpiji 3 kilogram di daerah tersebut.

Selain menurunkan tim di tingkat kabupaten, pihaknya juga meminta menginstruksikan agar seluruh kepala desa/kelurahan beserta Babinkamtimbas-nya mengawasi pangkalan dan agen elpiji di daerahnya masing-masing. (Nan)

Top Coffe
loading...