Tabungan Artha Perumahan
Soal Kasus JLM, Praktisi Hukum : Jangan Salahkan Bupati

Asep Agustian SH MH

2017-12-06 19:30:11
432

KARAWANG-  Jangan salahkan Bupati Karawang,  Cellica Nurahadina,  dalam kasus dugaan pemalsuan PT Jatisari Lestari Mandiri (JLM). Begitu yang terucap di mulut praktisi hukum Karawang,  Asep Agustian,  yang lebih akrab di sapa Askun,  saat di temui di ruang kerjanya. 

"Dalam kasus pemalsuan surat ijin PT JLM,  bupati tau apa,  karena memang beliau tidak tau apa apa,  karena dalam permasalahan tersebut sudah jelas yang katanya di palsukan tersebut merupakan tandatangan Kadis DPMPTSP, yakni  Dedy Ahdiat, " tutur Askun, Rabu (6/12/2017). 

Menurut Askun,  bahkan Bupati sendiri sudah melakukan upaya,  agar Dedy Ahdiat,  melaporkan ke pihak kepolisian Resort Karawang,  tentang insiden pemalsuan tandatangan Kadis DPMPTS dalam surat Ijin PT JLM beberapa waktu yang lalu. 

"Bupati sudah melakukan intruksi,  bahkan menekan agar Dedy Ahdiat melaporkan pemalsuan tandatangan tersebut,  bahkan sipatnya menekan,  namun kalau saja Dedy tidak melakukan pelaporan sesuai dengan intruksi bupati,  berarti ada apa dengan Dedy ini, " terang Askun. 

Askun juga mengatakan,  kalau saja ada oknum pejabat yang terlibat melakukan pemalsuan surat ijin tersebut,  maka harus menanggung akibatnya,  dan bersiap siap masuk kedalam pintu penjara. 

"Siapapun dia,  mau eksekutif,  atau legislatif yang terlibat dalam pemalsuan Ijin PT JLM harus mendekam di dalam penjara,  karena bagaimanapun juga itu sangat merugikan baik merugikan pihak Perusahaan ataupun merugikan pihak Pemkab Karawang Sendiri, " imbuh Askun. 

Selain itu Askun,  meminta agar pihak Kepolisian,  dengan serius melakukan penyelidikan dan upaya membongkar semua yang terlibat dalam kasus tersebut. 

"Saya yakin,  dengan keseriusan pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan upaya membongkar semuanya,  maka kasus ini akan semakin terang benderang di mana letak keslahanya,  dan siapa siapanya yang menikmati hasil dari pemalsuan ijin PT JLM tersebut,  dan bersiaplah masuk ke dalam penjara bagi yang terlibat dalam kasus pemalsuan ijin JLM tersebut, " tandas Askun. (sop/ega)

Top Coffe
loading...