Kisah Pilu Karis Yunita, Ibu Kandung Balita Kaisar yang Diracun Ayahnya Sendiri di Cirebon

CIREBON- Ibu kandung Kaisar Alfikar balita yang  tewas diracun tikus oleh ayah kandungnya bereberapa waktu lalu, menjalani pemeriksaan di Unit V Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Cirebon.

Karis Yunita, Ibu kandung korban yang datang dari kampung halamanya Sukabumi sejak pukul 11.00 Wib tampak lemah dan dan masih dibayang bayangi kesedihan kepergian anak kandungnya yang masih berusia 14 Bulan.

Lebih dari 20 pertanyaan yang dilontarkan oleh penyidik PPA kepada Karis Yunita, dari awal sebelum kejadian hingga berujung cekcok dengan suaminya hanya karena diminta pulang ke Cirebon.

Diketahui Karis Yunita memutuskan bekerja di Batam setelah perkenomian keluarganya mulai goyah.

Karis mengaku bahwa ia memutuskan bekerja di luar kota atas keinginan sendiri lantaran penghasilan dari suaminya sudah tidak mencukupi kebutuhan sehari - hari.

"Setelah Kaisar menginjak usia satu tahun, saat itu juga saya memutuskan untuk bekerja, karena kebutuhan semakin banyak dan hasil uang kerja suami menurutnya, hanya cukup untuk membeli pampers saja," tutur Karis usai jalani pemeriksaan kepada Portaljabar.net, pada Kamis (11/1/2018).

Diceritakanya, Karis mengaku selama menikah dengan M.Taufik memang sering mendapat perlakuan kasar bahkan ancaman pembunuhan terhadap Kaisar anaknya. Perkataan kasar sering dilontarkan pelaku sejak dia memutuskan bekerja di Batam, Namun dia menganggap ancaman itu hanya gertakan sehingga saat itu dia tidak menggubrisnya.

"Dia ngancam suruh saya pulang, dia juga sering minta di transfer uang, sudah tiga kali saya kirim 1 jt,  Kalau saya enggak menanggapi dia selalu ngancam akan mati bersama Kasiar, " ujarnya.

Karis kemudian menceritakan saat suaminya menjemput Kaisar pada Kamis (4/1/2018) lalu. Pelaku yang tinggal di Cirebon ini sempat mendatangi kediaman orang tua Karis di Sukabumi dengan alasan kangen anak.

"Kaisar kan tinggal sama kakek dan neneknya, sementara dia (suami.red) tinggal di Cirebon. Hari itu dia datang dan bilang mau menengok anak, sorenya dia pamit bawa Kaisar katanya mau ngajak jalan - jalan beli makanan di sebuah minimarket tetapi malah di bawa ke Cirebon untuk di racun. ungkapnya. (Jhn)


Related Articles