Banyak Tempat Hiburan dan Jasa Travel di Karawang Tak Punya Izin TDUP

KARAWANG- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang, menyatakan sebagian besar usaha jasa pariwisata belum memiliki izin tanda daftar usaha pariwisata (TDUP).

Kepala Bidang Wasdal DPMPTSP, Asep Suryana mengatakan, dengan diterbitkannya Perda nomor 18 tahun 2016 tentang penyelenggaraan pariwisata, setiap bidang usaha yang berhubungan dengan kepariwisataan, wajib membuat izin tanda daftar usaha pariwisata (TDUP).

"Seperti perhotelan, tempat hiburan, restauran, tempat pariwisata dan sejauh ini sebagian banyak yang belum memiliki TDUP adalah usaha Jasa travel," kata Asep, Kamis (11/1).

Dari jumlah ratusan usaha kepariwisataan di Karawang, lanjut Asep, baru 37 perusahaan yang mengajukan perizinan TDUP pada tahun 2017.

“Jika baru 37 perusahaan yang mengajukan TDUP, maka kami yakin masih banyak yang belum melengkapi izinnya,” katanya.

Ia mengatakan TDUP sebagai upaya pemerintah dalam melakukan pemetaan potensi kepariwisataan. Selama itu, pihak pemerintah tidak mengetahui pasti potensi-potensi pariwisata.

"TDUP ini upaya melakukan pemetaan potensi pariwisata di Karawang," ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh jasa pariwisata untuk segera melakukan pendaftaran TDUP ke DPMPTSP. 

"Segera jasa pariwisata untuk melakukan pendaftaran TDUP. Kami akan segera menyisir. Kalau misalnya, belum memiliki TDUP, sesuai dengan Perda maka akan diancam pembekuan usaha kepariwisataannya," pungkasnya. (ega)


Related Articles